Senin, 30 Januari 2023
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Garis Warna Melingkar pada Ban! Apa Fungsi Dari Garis Berwarna Ini?

Oleh Aslan , dalam Ragam , pada Selasa, 15 Mei 2018 | 14:41 Tag: , ,
  Ban baru memiliki garis warna melingkar di tapaknya, sebuah penanda untuk staf gudang. (Hafids/Otosia)

Hargo.co.id, Jakarta Saat beli ban baru, sering kita melihat ada bulu yang tumbuh di permukaan ban. Menariknya, komponen kecil tersebut sering dinilai memiliki fungsi yang mempengaruhi performa ban. Lantas benarkah hal itu?

Menurut Deni Arief Pribadi selaku Department Manager Training and Product Evaluation PT Bridgestone Tire Indonesia (BSIN), sebenarnya rambut ban tak memiliki pengaruh pada performa berkendara. Rambut ban sendiri terbentuk saat proses produksi yang merupakan bekas jalur keluar udara.

banner 728x485

Ketika karet dimasukkan ke dalam cetakan, karet diberikan tekanan agar mengisi seluruh celah. Untuk memastikan hal tersebut terjadi secara sempurna, udara yang terperangkap dalam cetakan perlu dikeluarkan. Jalur keluar udara atau yang disebut spew pun dibutuhkan. Inilah yang menyebabkan ban memiliki bulu kecil meliputi seluruh permukaan.

“Itu namanya spew, biasa digunakan pada molding (cetakan) untuk membuang udara,” jelas Deni di kantor pusat BSIN di Karawang, Selasa (8/5/2018).

Meskipun tidak memiliki tujuan khusus terkait performa berkendara, rambut tersebut menjadi indikator ban baru. Karena seiring pemakaian rambut tersebur akan habis tergerus.

 

Arti Garis Warna-warni pada Tapak Ban Baru

Lantas apa fungsi dari garis berwarna ini?

 

Menurut Deni Arief Pribadi selaku Department Manager Training and Product Evaluation PT Bridgestone Tire Indonesia (BSIN), garis tersebut merupakan indikator yang membedakan tipe, jenis atau ukuran antar ban. Hal ini bertujuan untuk mempermudah petugas gudang di pabrik dalam mencari ban yang sesuai ukurannya.

“Kalau di gudang ban itu warnanya hitam semua kan. Bisa bedakan enggak satu ukuran dengan yang lain? Makanya dikasih garis berwarna,” jelas Deni di kantor pusat BSIN, Karawang, Jawa Barat, Selasa (08/05).

Ban yang disimpan di gudang biasanya ditumpuk, sehingga hanya memperlihatkan tapaknya saja. Tanpa adanya garis berwarna tersebut, petugas harus bekerja ekstra keras memilah ban sesuai ukuran atau jenisnya.

“Pada saat di gudang lebih mudah, karena kita melihat tapaknya bukan sampingnya,” tutup Deni. (liputan6/hargo)

(Visited 3 times, 1 visits today)

Komentar