Selasa, 11 Mei 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Garuda Indonesia Buka Direct Flight ke Mumbai India

Oleh Fajriansyach , dalam Kabar Nusantara , pada Sabtu, 10 Desember 2016 | 13:34 WITA Tag: , ,
  


Beberapa Bandara yang belum beroperasi 24 jam, bahkan dapat mengusulkan penambahan waktu operasi pada pihak terkait seperti Markas Besar Angkatan Udara TNI dan lain sebagainya.

Yang kedua, masih kata VJ, yakni kemudahan Ijin Rute baru dan Ketersediaan Traffic Rights dimana program Kemenpar terkait pemberian insentif, sangat didukung oleh semua Airline. Hal tersebut diyakini akan mampu memotivasi Airline untuk membuka rute, menambah seat ataupun frekuensi penerbangan dalam upaya meningkatkan inbound tourist ke Indonesia.

BACA  Tolak UU Cipta Kerja, Buruh Kembali Gelar Aksi

”Pihak Kemenhub setuju untuk membahas secara internal terkait Penyederhanaan Regulasi ijin khususnya rute yang belum masuk dalam daftar Surat Ijin Usaha Angkatan Udara. Ini harus dibahas lebih lanjut agar tidak ada kesalahan adminitrasi, hal ini sangat positif dan banyak mendapatkan dukungan dengan program pemberian insentif, selama itu baik untuk Pariwisata Indonesia, kita patut memperjuangkannya,” katanya.

BACA  ICW Yakin Firli Bahuri Tidak akan Lulus Tes Wawasan Kebangsaan

Dan kesimpulan rapat komisi III yang terakhir adalah kaitannya dengan operasionalisasi Joint-Promotion dan Extra Marketing Support. Untuk hal ini, imbuh VJ, akan dibentuk Tim Kerja 3A yakni Airlines, Airports and AirNavigation Authorities yang akan melakukan FGD bulanan mencari solusi terkait dengan mekanisme opearsional pelaksanaan Joint Promotion dan Hardselling.

BACA  Gembong Narkoba Daniel Edi Johannes Divonis Hukuman Mati

”Kami yakin jika semua hal yang terkait dengan Connectivity bisa terwujud, maka target Kemenpar yakni Wisman tahun 2017 sebanyak 15 juta dan target tahun 2019 sebanyak 20 juta bisa terwujud dengan baik. Karena memang penerbangan udara adalah pintu masuk yang paling besar yakni 75 persen dari pintu yang lainnya,” kata VJ.(Hg)

Laman: 1 2


Komentar