Sabtu, 27 November 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Garuda Mengepakkan Sayap di Eropa, Baca!! 8 Pemain Indonesia Berprestasi di..

Oleh Berita Hargo , dalam Sportivo , pada Kamis, 22 September 2016 | 13:00 PM Tag: , , ,
  

Hargo.co.id – Belanda dan Qatar menjadi tanah yang paling menjanjikan bagi pemain sepak bola dari negeri ini. Berdasar data yang dikumpulkan Jawa Pos, terdapat delapan pemain yang mempunyai prestasi bagus dalam dua kompetisi di Belanda dan Qatar. Empat pemain di Qatar dan empat pemain yang lain di Belanda.

Di Belanda, selain Yussa Nugraha, terdapat beberapa nama yang merepresentasikan Merah Putih. Tiga pemain Indonesia itu Ezra Walian (Ajax Amsterdam U-21), Navarone Foor (Vitesse Arnhem), dan Cayfano Latupeirissa (VVV Veenendaal). Bedanya, usia Yussa yang paling muda dan punya potensi besar menjadi andalan timnas dalam lima tahun ke depan.

Dan, Yussa nyaris mencatatkan caps pertamanya di timnas Belanda U-15 andaikan tiga tahun lalu lolos seleksi U-15 KNVB. Setelah menjalani dua kali seleksi, Yussa tidak lolos. ’’Tidak, tidak pernah kepikiran untuk membela Belanda. Saya murni Indonesia. Saya ingin bisa memperkuat timnas Indonesia,’’ ungkapnya.

Yang lebih banyak potensinya tentu saja di Qatar. Selain Abdurraham Iwan, pemain berdarah Indonesia yang berkarir di salah satu negara Timur Tengah itu Syaffarizal Mursalin Agri alias Farri Agri, Andri Syahputra, dan Khuwailid Mustafa Ibrahim. Dua nama yang disebutkan pertama bahkan sempat mendapat godaan untuk memperkuat timnas Qatar.

Sama dengan Yussa, rata-rata pemain yang bersinar di Qatar juga sudah lama menetap di negara tuan rumah Piala Dunia 2022 itu. Andri misalnya. Pemain yang membela klub Al Gharafa itu menetap di Qatar sejak 10,5 tahun silam. Itu terjadi karena ayahnya, Agus Sudarmanto, bekerja di salah satu perusahaan migas Qatar bernama RasGas.

Dalam wawancara via Whatsapp, Andri juga mengatakan belum mendapat tawaran dari Indonesia. Dalam hati kecilnya, pemain yang keluarganya berasal dari Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) itu pun mengatakan sedang dalam dilematis apabila diminta untuk memilih memperkuat timnas mana suatu hari nanti.

(Visited 4 times, 1 visits today)

Laman: 1 2


Komentar