Gedung Nasional dan Pasar Moodu Digugat

Gorontalo

Hargo.co.id GORONTALO – Dua aset daerah milik Pemda Kota Gorontalo berupa gedung nasional di Jl Taki Niode, Kelurahan Ipilo, Kota Gorontalo dan Pasar Moodu, Kota Gorontalo kini sedang berperkara.

Keberadaan gedung nasional yang bersejarah itu digugat oleh perorangan dari keluarga Tangahu yang mengaku ahliwaris, begitu pun dengan lokasi lahan pasar Moodu digugat keluarga Alhabsi.

banner 728x485

Hal ini mencuat dalam rapat penataan aset milik Pemda Kota Gorontalo yang dipimpin Walikota Marten Taha, Selasa (12/9) kemarin.

Dua aset tersebut digugat warga ke pengadilan negeri Gorontalo, karena dinilai tidak memiliki bukti kuat atas kepemilikan dua set tersebut.

“Ini akibat dari kita melakukan penataan terhadap aset, sesuai dengan temuan-temuan BPK, kita harus melakukan penatan dan penertiban aset-aset.

Memang ada beberapa yang kurang bukti-bukti pendukung, dan juga digugat oleh orang karena diragukan proses perolehannya, ” tutur Walikota Marten Taha.

Padahal, khusus untuk gedung nasional, pemerintah Kota Gorontalo sendiri mengantongi sertifikat kepemilikan yang diterbitkan tahun 1994, namun tetap diragukan.

Pasar Moodu juga kasusnya tak jauh beda, warga yang mengaku memiliki bukti juga memperkarakan hingga ke PTUN (Pengadilan Tata Usaha Negara) Manado.

Menghadapi gugatan-gugatan tersebut Pemerintah Kota Gorontalo tak tinggal diam, Pemkot menyiapkan saksi-saksi kunci yang bisa membantu pemerintah mempertahankan aset tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *