Saturday, 18 September 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Gempar, Warga Tilamuta Melahirkan di Bentor

Oleh Aslan , dalam Gorontalo Headline , pada Thursday, 7 June 2018 | 13:00 PM Tags: , , , ,
  

GORONTALO, Hargo.co.id – Seorang ibu rumah tangga yang sedang hamil tua, Pudja Pomile, warga Desa Lahumbo, Kecamatan Tilamuta, Kabupaten Boalemo, membuat gempar warga setempat, Rabu (6/6) kemarin. Hal itu menyusul istri dari Paris Udoi ini melahirkan diatas bentor  yang ia tumpangi saat hendak ke Puskesmas Tilamuta untuk pemeriksaan kandungan.
Informasi yang diperoleh Gorontalo Post menyebutkan, pagi kemarin Pudja Pomile yang sedang mengandung anak keduanya itu tidak mengira akan segera melahirkan. Apalagi dari hasil pemeriksaan awal, diprediksi ia baru akan melahirkan pada 25 Juni nanti. Pudja Pomile hanya mengeluh kakinya terasa kaku dan berat kepada bidan desa dan kader Posyandu, pagi kemarin. Oleh bidan desa, ia diarahkan untuk ke Puskesmas Tilamuta agar mendapatkan perawatan  lanjut.
Saat itu juga ia menumpang bentor dan akan menuju Puskesmas Tilamuta. Saat dalam perjalanan dengan melewati jalan desa tak beraspal, Pudja mengaku tidak merasakan apa-apa. Tidak ada reaksi sakit perut seperti lazimnya orang yang akan melahirkan. Tiba-tiba saja, kaki yang terasa berat tadi, makin kaku dia rasakan.  Pudja yang mengenakan sarung kotak-kotak itu pun hanya bersandar di kursi bentor. Merasa akan ada yang keluar dari dalam rahimnya,  ia segera meminta agar bentor yang ia tumpangi segera menepi.
Kemudian meminta tolong warga sekitar, karena ternyata saat itu ia akan segera melahirkan. Benar saja, tak berapa  lama, seorang bayi perempuan lahir dari rahimnya. Bayi perempuan itu pun tergeletak begitu saja didasar bentor. Oleh masyarakat sekitar, langsung membantu persalinan darurat itu.
“Saya tidak pernah merasa apa-apa. Hanya saja bagian kaki agak terasa berat. Bahkan saya tidak pernah menyangka kalau sampai melahirkan di perjalanan menuju Puskesmas,”ujar Pudja saat ditemui Gorontalo Post (Hargo.co.id) kemarin.
Ia berysukur, kendati melahirkan dengan kondisi darurat, bayi dan dirinya selamat. Ia juga berterimakasih kepada masyarakat sekitar yang ikut membantu persalinan. Sementara ketika itu, warga sekitar juga langsung memberitahu bidan desa  dan petugas Pueskesmas Tilamuta. Kepala Puskesmas Tilamuta Sarwin Kaida mengaku telah berupaya maksimal memberikan pertolongan dan penanganan medis.
“Sebelumnya kami sudah menerima informasi Ibu sedang hamil hendak menuju Puskesmas. Namun mendadak justru informasinya sudah melahirkan di perjalanan. Saat itu pula, kami langsung menerjunkan tim medis dibantu Kader Posyandu dan Bidan beserta Ambulance dan peralatan ke lokasi kejadian untuk dibawa ke Puskesmas,” terang Sarwin Kaida.
Senada dengan itu, bidan di Desa Lahumbo, Rini saat diwawancarai mengaku, jika sejak pagi hari, ia sudah mengkomunikasikan kondisi Pudja Pomile dengan kader Posyandu di Desa Lahumbo.
“Sejak pagi itu, kami sudah menyarankan untuk dibawa ke Puskesmas. Bahkan sudah menyiapkan peralatan dan kenderaan. Namun mendadak, ibu Pudja Pomile sudah mengabarkan kalau sudah mengalami prosesi melahirkan di perjalanan saat menggunakan kenderaan bentor,” katanya.
Saat itu juga ia langsung melakukan penanganan medis. Dari penanganan tersebut, Rini menjelaskan prosesi kelahiran terbilang normal. Saat ia tiba di tempat melahirkan, bayi sudah keluar rahim, tapi masih dalam kondisi terbungkus plasenta. “
Alhamdulillah prosesi kelahhiran normal. Yakni kondisi berat bayi jenis perempuan 2,7 kg dan panjang 48 cm,” jelas Rini.
Selanjutnya ia dibawa ke Puskesmas Tilamuta menggunakan  Ambulance guna menjalani observasi. Sekitar pukul 13.00 Wita sang ibu bersama suaminya sudah meminta kembali ke kediaman menggunakan Ambulance milik Puskesmas setempat.(nrt-gp/hg)
(Visited 1 times, 1 visits today)

Komentar