Kamis, 22 Oktober 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Generasi Penerus Tidak Boleh Lupa Sejarah

Oleh Tirta Gufrianto , dalam Senayan , pada Sabtu, 3 Oktober 2020 | 13:05 WITA Tag: ,
  Aboe Bakar Al Habsy. Foto: Humas DPR RI


Hargo.co.id, JAKARTA – Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan Habib Aboe Bakar Al Habsy mengatakan, peringatan Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober sangat penting bagi bangsa dan negara ini.

Dilansir dari JPNN.com, Menurutnya, catatan kelam masa lalu dalam peristiwa Gerakan 30 September/PKI atay G30S/PKI yang ingin mengganti ideologi Pancasilanadalah kenangan pahit yang diperingati untuk memberikan pelajaran untuk generasi muda.

BACA  Pondok Pesantren Potret Kebinekaan Indonesia

“Generasi penerus kita tidak boleh buta sejarah, mereka harus tahu bahwa pernah ada upaya untuk mengganti Ideologi pancasila dengan komunisme. Namun alhamdulillah, rencana itu bisa gagal, yang kemudian kita memperingatinya dengan Kesaktian Pancasila,” kata Aboe.

BACA  Ketua MPR Minta Perhatikan Sisi Kemanusiaan Dalam Memberi Sanksi Pelanggar Protokol Kesehatan

Anggota Komisi III DPR itu mengatakan luka sejarah tersebut yang kemudian membuat bangsa ini melahirkan TAP MPRS Nomor XXV/MPRS/1966 tentang Pembubaran PKI dan Larangan Komunis.

Menurutnya, hal itu menunjukkan keseriusan bahaya PKI terhadap ideologi bangsa ini.

“Karenanya peringatan ini adalah bagian untuk mengambil pelajaran dari sejarah masa lalu. Dengan demikian pancasila akan tetap terjaga dan NKRI tetap jaya,” pungkas politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu.(boy/jpnn/hg)

BACA  Pesan Wakil Ketua DPR di Peringatan Hari Kesaktian Pancasila

 

 

 

*) Artikel ini telah tayang di JPNN.com, dengan judul: “Habib Aboe: Generasi Penerus Tidak Boleh Lupa Sejarah“. Pada edisi Jumat, 02 Oktober 2020.

Komentar