Senin, 18 Januari 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Gerah, Presiden Akhirnya Ancam Eropa

Oleh Berita Hargo , dalam Kabar Dunia , pada Sabtu, 25 Maret 2017 | 13:23 WITA Tag:
  


Hargo.co.id – Ketika para pemimpin dunia bergantian menunjukkan solidaritas terhadap Inggris setelah teror di Westminster Palace alias House of Parliament (gedung parlemen), Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan justru sebaliknya.

Erdogan malah menebar ancaman di tengah situasi itu.

Di hadapan media, dia menyatakan bahwa Eropa tidak akan pernah aman jika tak mengubah sikap mereka terhadap Turki.

BACA  Ogah Lengser, Trump Ngotot Tekan Pejabat Georgia Batalkan Hasil Pemilu

“Turki bukanlah negara yang bisa seenaknya kalian tarik ulur. Juga bukan negara yang para penduduknya bisa seenaknya kalian seret-seret,” ujar pemimpin 63 tahun tersebut kemarin (23/3).

Pernyataan Erdogan itu menandai babak baru permusuhan Turki dengan negara-negara Eropa, khususnya Uni Eropa (UE).

Bulan ini, Turki bersitegang dengan Jerman dan Belanda terkait referendum perubahan sistem pemerintahan.

BACA  Diblokir Facebook, Twitter dkk, Donald Trump Murka

Dalam pidato yang disiarkan langsung oleh stasiun-stasiun televisi Turki dan Eropa tersebut, Erdogan menegaskan bahwa sikap tak bersahabat negara-negara UE bakal membuat Eropa tidak aman.

“Jika Eropa terus bersikap seperti ini, tak akan ada seorang warga Eropa di belahan dunia mana pun yang bisa melangkah dengan aman di jalanan. Eropa akan hancur karena (sikap) seperti itu,” ucapnya.

BACA  Serbu Gedung Kongres, 52 Pendukung Donald Trump Ditangkap

Erdogan lantas menyerukan pada negara-negara Eropa untuk menghormati HAM serta menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi.
Dia menganggap Belanda terlalu kasar dalam memperlakukan sekelompok warga Turki yang berunjuk rasa di Kota Rotterdam beberapa waktu lalu. (AFP/Reuters/hep/c18/any/jpnn)


Komentar