Minggu, 12 Juli 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Giliran Istri Kades di Gorontalo Kembalikan Dana Bantuan

Oleh Rendi Wardani Fathan , dalam Gorontalo Headline Kab. Gorontalo , pada Selasa, 5 Mei 2020 | 22:05 WITA Tag:
  Istri Kades Dulamayo, Mega Pakaya didampingi suaminya menyerahkan bantuan kepada orang yang lebih berhak, karena merasa dirinya tak laya menerima. (Foto: Diambil dari video koleksi FB Arya Kamandanu)


Hargo.co.id, GORONTALO – Ada-ada saja yang terjadi pada proses pencairan dana bantuan di Gorontalo. Jika sebelumnya seorang pengusaha mengembalikan dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) di Kota Gorontalo karena merasa tak layak menerima, kini giliran istri seorang kepala desa (Kades) melakukan hal yang sama.

Informasi yang berhasil dihimpun, penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) di Kabupaten Gorontalo diduga salah sasaran. Pasalnya, seorang warga yang bernama Mega Pakaya merasa tak layak menerima dan mengembalikan serta menyerahkan kepada seorang yang layak menerima.

Mega Pakaya adalah istri Kepala Desa (Kades) Dulamayo, Kecamatan Bongomeme, Kabupaten Gorontalo, Aswad Dako. Saat mengembalikan, Mega Pakaya juga didampingi oleh suaminya.

BACA  Bupati Gorontalo Evaluasi Proyek yang Tertunda

Ini bisa dilihat dari postingan pemilik akun facebook bernama Arya Kamandanu. Dalam postingan tersebut tertulis; Salut dengan sikap gentle yang ditunjukkan oleh Kepala Desa Dulamayo Kec. Bongomeme Kabupaten Gorontalo, beliau sukarela menyerahkan bantuan tunai dari Kemensos kepada orang yang lebih berhak. Menurut Kepala Desa Dulamayo Aswad Dako di desa ada beberapa orang yang menerima bantuan dari Kementrian Sosial RI  yang tidak tepat sasaran. Salah satunya adalah istrinya, dia pun kemudian menghimbau kepada warga lainnya untuk melakukan hal yang sama. Karena bantuan ini diperuntukkan kepada warga miskin yang terdampak Covid-19. Ayo yang merasa mampu dan menerima bantuan Rp. 600 Ribu segera lapor kepada pemerintah dan serahkan bantuan itu kepada yang lebih berhak.

BACA  Musim Hujan, Waspada Pohon Tumbang

#Ayo_Bantu_Sesama

#Lawan_Corona

#Tobelepo

Postingan ini sudah dibagikan sebanyak 42 kali dengan 39 komentar yang beragam dari warganet.

Camat Bongomeme, Mohammad T. Ase, SH, MH yang dihubungi Hargo.co.id melalui telepon seluler membenarkan kejadian ini.

“Iya benar. Dana itu diterima oleh istri dari pak Kades Dulamayo dan sudah diserahkan kepada salah satu nama yang diusulkan oleh pemerintah Desa Dulamayo,” ungkap Mohammad T. Ase, Selasa (05/05/2020).

Menurutnya, dalam pendataan penerima BST di wilayahnya, berdasarkan 14 kriteria yang diterbitkan pemerintah pusat.

“Seluruh pemerintah desa di Bongomeme mengusulkan sesuai dengan kriteria. Makanya, kami kaget, data penerima tidak sesuai dengan yang kami usulkan ke Kementerian. Khusus di kecamatan kami ada sekitar 7 orang yang tak layak menerima, namun mendapat bantuan tersebut. Ada PNS, ada pensiunan guru, ada pula anak Sekdes. Padahal mereka tidak ada di data yang kami telah validasi kemudian diusulkan ke pemerintah pusat,” tandasnya.

BACA  Pemprov Gorontalo Terima 10 Unit Wastafel Portable dari BUMN

Dia juga mengungkapkan, kejadian seperti ini tidak hanya terjadi di Kecamatan Bongomeme. Ada juga di daerah lain.

“Contohnya kami menerima informasi ada salah satu pejabat di salah satu Perguruan tinggi di Jawa Tengah juga menerima BST ini,” pungkas Mohammad T. Ase. (rwf/hg)


Komentar