Sabtu, 2 Juli 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Giliran Pantai Wisata Botutonuo Dirazia

Oleh Berita Hargo , dalam Metropolis , pada Rabu, 12 Oktober 2016 | 10:47 Tag: ,
  

Hargo.co.id BONBOL – Jajaran Polres Bone Bolango (Bonbol) kembali memangkas aksi peredaran minuman keras (Miras) di kawasan Bonbol. Ini menyusul razia Petugas Polsek Kabila Bone yang digelar di kawasan pantai wisata Desa Botutonuo, Kecamatan Kabila Bone, Bonbol. Dari hasil razia, petugas berhasil menyita ratusan botol Miras jenis pinaraci. Kawasan ini diduga adalah diantara kawasan yang marak penjualan Miras.

Operasi Polres Bonbol di kawasan wisata Botutonuo ini digelar, Selasa, (11/10). Operasi digelar menyusul aksi penikaman yang terhadap Romi Saubi yang terjadi pada Minggu, (9/10). Saat itu Romi ditikam rekannya sendiri yang telah dipengaruhi Miras.

Petugas menyisir sejumlah lokasi tempat yang diduga menjadi tempat penjualan miras. Diantara tempat itu yakni di warung jualan milik LH, warga Desa Olehuta, berikut di warung SH AU, dan AA. Ketiganya merupakan warga Desa Molotbau. Terakhir di tempat AG warga Botutonuo, serta AM warga Modelomo.

Dari warung enam warga tersebut, petugas berhasil mendapati 10 Motol miras yang terdiri dari 61 jenis pinaraci, 11 botol kasegaran, 28 Boto Valentine, serta 4 liter minuman oplosan jenis Captikus. Ratusan botol Miras tersebut langsung diamankan di Kantor Polsek Kabila Bone.

Kapolsek Kabila Bone Iptu Moh. Lukman Dama mengatakan, peredaran Miras di Kabila Bone tersebut masyarakat tentunya sangat meresahkan adamnya Penjualan Miras yang sangat merugikan itu, sehingga pihaknya yang mendapatkan informasi tersebut langsung menurunkan pasukan dan menggledah sejumlah tempat penjualan miras di lokasi tersbut.

“Yang menjadi kendala kita saat ini operasi yang dilakuka sering bocor duluan kepada penjual Miras. Jadi ketika kita turun, mereka tutup, dan buka kembali setelah ia balik,” ujar Lukman.

Lukman menyampaikan, operasi tersebut akan terus digalakkan pihaknya. Hal itu sangat penting untuk mencegah terjadinya aksi kriminalitas di wilayah Kabila Bone.

Lukman juga berharap kerja sama masyarakat dalam memberantas Miras tersebut. Jika melihat ada sekelompok orang yang menggelar pesta Miras diharapkan agar dapat dilaporkan kepada petugas kepolisian. “Informasi warga tentu sangat kita butuhkan. Bersama kita berantas Miras, wujudkan Kamtibmas,” tandasnya. (tr-48/hargo)

(Visited 3 times, 1 visits today)

Komentar