Saturday, 25 September 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Giliran Sapporo-Jepang Digoda Kemenpar dengan Sales Mission

Oleh Berita Hargo , dalam Kabar Nusantara , pada Thursday, 1 September 2016 | 14:25 PM Tags: ,
  

Hargo.co.id JEPANG – Jepang, Tiongkok dan Korea, adalah penyumbang kunjungan wisatawan mancanegara terbesar dari kawasan Asia Timur. Tahun lalu ada 492.077 atau hampir 500 ribu kunjungan dari Negeri Matahari Terbit itu baik untuk liburan maupun bisnis.

Sehingga Jepang pun masuk dalam 5 pasar utama bagi pariwisata Indonesia. Maka dari itu, Kementerian Pariwisata (kemenpar) dengan brand international Wonderful Indonesia terus menggoda masyarakat dan pelaku pariwisata di Jepang. Tak hanya di ibukota Tokyo, atau kota kedua Osaka.

Kini giliran kota Sapporo, pulau di bagian utara Jepang sasarannya. Kemenpar akan menggelar kegiatan Sales Mission Jepang 2016 untuk menjual paket wisata ke destinasi unggulan yang dimiliki Indonesia pada tanggal 7 hingga 9 September 2016, mendatang.

Sebanyak lima praktisi industri pariwisata Indonesia digandeng dan akan ikut kegiatan sales mission ini. Seller yang berpartisipasi pun sudah mewakili tiga pintu masuk utama wisman atau yang disebut Greater oleh Kemenpar, yakni Greater China, Greater Batam, dan Greater Bali.

Dengan demikian, distribusi wisman akan lebih merata, ujar Asisten Deputi Pengembangan Pasar Asia Pasifik Kemenpar, Vinsenius Jemadu.

Lebih lanjut pria yang biasa disapa VJ itu mengatakan, tujuan datang ke Sapporo tak lain adalah untuk mendatangkan lebih banyak kunjungan wisman Jepang.

”Dengan mengadakan pertemuan antara sellers Indonesia dengan buyers Jepang, ditargetkan tercipta penjualan paket-paket wisata ke Indonesia secara langsung dan pasti, sehingga kedatangan wisatawan pun akan semakin bergairah ke tanah air,” ujar VJ.

Nantinya tim Kemenpar akan bertemu dengan para sellers langsung di Sopporo lima industri yang difasilitasi Kemenpar diharapkan mendapatkan kesepakatan yang sangat baik untuk Pariwisata Indonesia.

VJ juga menjelaskan, pihaknya telah mempersiapkan kuisioner kepada lima industri tersebut sebagai feedback potensi transaksi, masukan, dan evaluasi Pariwisata Indonesia ke depan agar lebih baik lagi dalam memfasilitasi industri Indonesia.

(Visited 1 times, 1 visits today)

Pages: 1 2


Komentar