Selasa, 24 Mei 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Gobar, Boliyohuto, Panipi Kian Tak Pasti, Mendagri : Kita Tunda Dulu

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo Headline , pada Senin, 6 Maret 2017 | 11:06 Tag: , , , , , ,
  

KUPANG Hargo.co.id – Penantian masyarakat pada tiga wilayah di Gorontalo masing-masing Boliyohuto, Gorontalo Barat (Gobar), dan Panipi untuk dimekarkan menjadi daerah otonom baru (DOB), sepertinya masih harus dipendam dalam-dalam.

Pemerintah dalam waktu dekat tidak memiliki rencana untuk mengabulkan usulan pemekaran daerah itu. Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo dalam kunjunganya di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) sebagaimana dilansir laman www.kemendagri.go.id, Sabtu (4/3) mengatakan, pemerintah memperhitungkan anggaran dan kondisi keuangan negara saat ini, dalam merealisasikan pemekaran daerah baru. “Ini (DOB) kita tunda dulu, karena kondisi keuangan,” ujar Mendagri Tjahjo Kumolo.

Mantan Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan itu, mengatakan, seluruh Indonesia ada sebanyak 237 usulan DOB, termasuk tiga calon kabupaten dari Provinsi Gorontalo.

Mendagri mengungkapkan, APBN saat ini tengah diforsir untuk peningkatan pembangunan infrastruktur. Ia tidak mempermasalahkan adanya usulan daerah pemekaran, sebab itu merupakan kehendak masyarakat. “Usulan pemekaran hak masyarakat, tetapi pemerintah masih melihat hal tersebut secara bertahap,” ujar dia.

Pemerintah menurut Tjahjo menginginkan dengan adanya pemekaran daerah memang benar-benar dapat berjalan optimal dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.Tjahjo menilai lantaran melihat kondisi saat ini DOB masih belum optimal.

“Intinya pemerintah menginginkan ada perhitungan DOB yang baik,”katanya. Seperti diketahui, Gorontalo mengusulkan tiga calon DOB ke pemerintah pusat, yakni Boliyohuto dan Panipi (wilayah Kabupaten Gorontalo) dan Gorontalo Barat (wilayah Kabupaten Pohuwato).

(Visited 6 times, 1 visits today)

Laman: 1 2


Komentar