Grand Prix Junior Band, SMP Negeri 1 Kota Gorontalo Rebut Piala Presiden

Tim marching band asal SMP Negeri 1 Kota Gorontalo foto bersama usai menjuarai GPJB 2019 yang berlangsung di Jakarta. (Foto Istimewa)

-

Hargo.co.id, GORONTALO –  Prestasi kembali dicatatkan pelajar Gorontalo, kali ini SMP Negeri 1 Kota Gorontalo, yang membuat bangga nama daerah. Dalam helatan Grand Prix Junior Band (GPJB) atau perlombaan marching band tingkat nasional,  tim SMP Negeri 1 Kota Gorontalo berhasil juara, dan membawa pulang piala Presiden Joko Widodo.

SMP Negeri 1 Kota Gorontalo tampil pada GPJB 2019 tidak hanya mewakili  Provinsi Gorontalo, namun sebagai wakil regional Sulawesi. Salah satu sekolah favorit di Kota Gorontalo itu sukses keluar sebagai juara II GPJB memperebutkan piala presiden untuk kategori Solo Snare Percusion.

Juara tersebut diraih atas persembahan siswa kelas IX SMP Negeri 1 Kota Gorontalo atas nama Juli Wijayanti Antu. Juli berhasil mengungguli perwakilan dari Jakarta yang berada di posisi ketiga, dan hanya terpaut sedikit nilai dari perwakilan Kota Semarang yang berada di puncak juara.

Tim marching band asal SMP Negeri 1 Kota Gorontalo foto bersama usai menjuarai GPJB 2019 yang berlangsung di Jakarta. (Foto Istimewa)

Sementara itu, untuk kategori tim, grup marching band SMP Negeri 1 Kota Gorontalo meraih posisi ke enam. Kompetisi GPJB kali ini diikuti 16 daerah terpilih yang mewakili berbagai regional di seluruh wilayah Indonesia.

“Ini adalah prestasi terbaik yang kita raih. Kalau kemarin di regional Sulawesi kita juara II, di pentas nasional, paling tidak kita mendapat posisi baik. Kategori Solo juara II dan tim juara enam,” ujar Kepala SMP Negeri 1 Kota Gorontalo Abdurrahman Deu ketika diwawancarai awak media, Selasa (19/11). Sebelumnya pengumuman dan penyerahan piala telah diserahkan sehari sebelumnya, pada Senin (18/11).

Tentu saja menurut Abdurrahman, prestasi yang diraih SMP Negeri 1 Kota Gorontalo kali ini tidak lepas dari persiapan yang baik. Sebelum ini, para peserta marching band dari SMP Negeri 1 Kota Gorontalo sudah dilakukan pelatihan kontinu selama lebih dari tiga bulan. Proses pelatihan juga bisa berjalan maksimal karena agendanya disupport oleh para orang tua murid.

“Jadi, kita berharap tahun ini grup kita bisa membawa pulang prestasi yang baik,” kataya.

Di SMP Negeri 1 Kota Gorontalo, marching band merupakan kegiatan ekstrakurikuler yang rutin dilakukan pelatihan dan pendampingan. Pihak sekolah memberikan perhatian serius terahadap hal ini sehingga SMP Negeri 1 Kota Gorontalo menjadi satu-satunya sekolah di Kota Gorontalo yang memiliki marching band.

“Sepanjang jalannya pelatihan, kita rutin mengikutsertakan grup kita ini dalam iven-iven. Hasilnya selalu baik,” katanya.

Abdurrahman menjelaskan pula, kompetisi GPJB memperebutkan piala presiden merupakan kompetisi marching band teratas tingkat pelajar secara nasional. Dalam perlombaan ini semua hal dinilai, termasuk menyangkut semangat peserta, kekompakan, variasi gerakan, hingga harmonisasi musik.

Tim dari SMP Negeri 1 Kota Gorontalo sudah berusaha menunjukan kemampuannya untuk memenuhi standar penilaian itu, termasuk juga untuk peserta solonya. Meskipun tidak sampai juara satu, namun keberhasilan anak-anak grup marching band SMP Negeri 1 Kota Gorontalo yang mengungguli daerah-daerah maju dari perwakilan regional di luar Sulawesi patut dibanggakan.

“Kita mengapresisasi penampilan anak-anak kita. Mereka bisa membawa nama harum Sulawesi dan Gorontalo di level nasional,” ujarnya. (gp/hg)