Kamis, 24 September 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Gubernur Apresiasi Realisasi Anggaran dan Fisik Triwulan IV Tahun 2019

Oleh Rendi Wardani Fathan , dalam Advertorial Gorontalo , pada Kamis, 16 Januari 2020 | 08:05 WITA Tag:
  


Hargo.co.id GORONTALO – Realisasi anggaran dan fisik triwulan IV tahun anggaran 2019 mendapat apresiasi dari Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie. Apresiasi ini disampaikan oleh Gubernur dua periode itu, usai Kepala Biro P2E Setdaprov Gorontalo, Sagita Wartabone melaporkan realisasi anggaran dan fisik enam kabupaten/kota se Provinsi Gorontalo dan OPD Pemprov Gorontalo, pada Rapat Koordinasi dan Evaluasi (Rakorev) Triwulan IV, Rabu (15/1/2020) di ruang Dulohupa, kantor Gubernur Gorontalo.

“Saya mengapresiasi realisasi anggaran dan fisik triwulan IV. Meskipun demikian, ini harus ditingkatkan lagi,” ujar Gubernur Rusli.

Pada kesempatan itu, Gubernur Rusli juga meminta agar program-program yang dilaksanakan di berbagai OPD bisa mengingatkan kesejahteraan masyarakat, utamanya dalam menekan angka kemiskinan.

BACA  Hindari Klaster Perkantoran, ASN di Badan Penghubung Jalani Swab Test

“Ini yang kita harus bayangkan, harus kita potret. Kantong-kantong yang miskin dimana, infrastruktur yang tidak ada dimana. Ini yang selalu didengungkan oleh Pak Presiden. Menurut beliau, sampai sekarang (program-program) belum sampai ke urat nadi pertumbuhan di daerah,” tutur Rusli

Sementara itu, Kepala Biro P2E Setdaprov Gorontalo, Sagita Wartabone mengungkapkan, dari enam kabupaten/kota se Gorontalo, Kabupaten Bone Bolango paling tinggi serapan anggarannya yakni 96,21 persen. Sementara di posisi paling buntut adalah Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut) dengan angka 88.25 persen.

“Sementara untuk kabupaten Pohuwato serapan anggarannya 95.99 persen. Kabupaten Gorontalo, 93.93 persen, Kota Gorontalo 91.83, Kabupaten Boalemo 90.54 persen,” ungkap Sagita dan menambahkan, untuk realisasi fisik, Bone Bolango paling tinggi, yakni 97.92 persen. Disusul Kota Gorontalo dengan realisasi fisik 96.24 persen.

BACA  Merlan Uloli : Olahraga, Investasi Kesehatan Masa Tua

“Selanjutnya Kabupaten Pohuwato yang realisasi fisiknya 96.9 persen. Terus Kabupaten Gorontalo, 93.93 persen. Berikut Kabupaten Boalemo realisasi fisiknya 91.7 persen dan terakhir Kabupaten Gorut 82.19 persen,” beber Sagita.

Sedangkan untuk tingkat OPD Pemprov Gorontalo, lanjut Sagita, Biro P2E serapan anggarannya paling tinggi dengan capaian realisasi fisik dan keuangan masing-masing 100 persen dan 99,32 persen. Posisi berikutnya di tempati oleh Dinas Kumperindag dan Dinas Pangan, dengan capaian di masing-masing dinas sebesar 100 persen dan 98,89 persen.

BACA  Kembangkan Pertanian dan Peternakan Harus Ramah Lingkungan

Badan Kesbangpol dan Kantor Satpol PP menyusul di posisi ke empat dan lima dengan capaian realisasi fisik sebesar 100 persen dan realisasi keuangan 98,68 persen dan 98,66 persen.

Lebih lanjut, Sagita menjelaskan, berdasarkan data secara keseluruhan, realisasi fisik dan realisasi anggaran pada APBD bulan Desember 2019 yakni sebesar 98,68 dan 94,20 persen. Sementara untuk realisasi fisik dan keuangan pada APBN masing-masing di angka 78,97 dan 78,76 persen.

Dipenghujung Rakorev, Gubernur Gorontalo Rusli Habibie memberikan penghargaan kepada enam kabupaten/kota dan lima OPD Provinsi Gorontalo yang meraih capaian realisasi tertinggi.(adv/rwf/hg)


Komentar