Sabtu, 2 Juli 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Gubernur Bangga, Ada Pakaian Adat Gorontalo di Uang Rp 75 Ribu

Oleh Berita Hargo , dalam Advertorial Gorontalo Headline , pada Rabu, 19 Agustus 2020 | 14:05 Tag: , ,
  Gubernur Gorontalo Rusli Habibie (Kanan) ketika menerima UPK dari Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Gorontalo Budi Widihartanto, Rabu (19/8/2020). (Foto : Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Gubernur Gorontalo Rusli Habibie mengaku bangga ada pakaian adat Gorontalo (Makuta) di Uang Peringatan Kemerdekaan (UPK) Rp 75 Ribu. Terlebih, pakaian adat itu dikenakan oleh putra asli Gorontalo.

“Saya bangga, saya bersyukur pakaian adat Gorontalo, yaitu Makuta tampil di uang pecahan Rp75 ribu edisi khusus kemerdekaan. Ini jadi satu poin lagi untuk Gorontalo. Kalau orang lihat, wah ada Gorontalo di uang baru. Itu jadi satu kebanggaan. Terima kasih BI,” ungkap Rusli Habibie usai menerima UPK dari Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Gorontalo Budi Widihartanto, Rabu (19/08/2020).

Menurut Budi Widihartanto, tampilnya pakaian adat Gorontalo di UPK itu tidaklah mudah. Berbagai daerah bersaing untuk bisa menampilkan pakaian adat masing-masing.

“Ketat juga sebenarnya persaingan antar daerah untuk memilih siapa yang jadi model di UPK. Jadi kita sampaikan ke teman-teman dari  Bank Indonesia pusat dan Peruri bahwa kita juga ada kelebihan. Salah satunya kami sampaikan bahwa Gorontalo itu lebih dulu merdeka dibanding Indonesia. Mungkin itu juga yang jadi pertimbangan mereka,” tutur Budi.

Budi menambahkan edisi khusus UPK ini juga sebagai bentuk peneguhan kebhinekaan agar semakin kuat di tingkat nasional dan internasional.

“Kedepan bagaimana agar bangsa Indonesia maju melalui digitalisasi, perekonomian dan kekuatan SDM unggul milenial jaman sekarang,” lanjutnya.

UPK pecahan Rp 75 ribu itu merupakan edisi khusus dalam memperingati hari ulang tahun ke-75 Republik Indonesia. Untuk Provinsi Gorontalo mendapatkan jatah UPK sebanyak 200 ribu lembar.(adv/rwf/hg)

(Visited 2 times, 1 visits today)

Komentar