Kamis, 13 Mei 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Gubernur Berharap Pasar Murah Dapat Membantu Warga Selama Ramadan

Oleh Zulkifli Polimengo , dalam Gorontalo Headline , pada Minggu, 18 April 2021 | 14:05 WITA Tag: ,
  Gubernur Gorontalo Rusli Habibie bersama istri Idah Syahidah meninjau stand pasar murah di Kelurahan Padebuolo, Kota Timur, Kota Gorontalo, Ahad(18/04/2021). (Foto: Istimewa)


Hargo.co.id, GORONTALO – Pasar murah yang digelar oleh Pemerintah Provinsi Gorontalo bekerja sama dengan perusahaan, distributor dan sejumlah toko retail di lapangan Kelurahan Padebuolo, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo pada Ahad (18/04/2021) diserbu oleh kalangan emak-emak.

Pasar murah menawarkan berbagai kebutuhan pokok dengan harga miring. Telur misalnya, biasanya dijual Rp55.000 per bak hanya dijual Rp48.000. Gula pasir dijual Rp10.000 per kg dibanding harga pasaran Rp14.000.

Gula pasir, minyak goreng dan rica disubsidi oleh Dinas Kumperindag. Rica dijual Rp20.000 per ¼ kg. Minyak goreng dijual Rp10.000 per liter. Setiap pembeli barang bersubsidi diwajibkan mengisi nama dan nomor KTP untuk mendapatkan kupon.

“Program seperti ini sudah kita lakukan sejak 2012. Ini pasar murah, ada lagi program bakti sosial NKRI Peduli. Itu untuk memberikan paket sembako gratis kepada masyarakat,” kata Gubernur Gorontalo Rusli Habibie dalam sambutannya.

Gubernur dua periode itu berharap program pasar murah bisa meringankan beban masyarakat selama pelaksanaan bulan suci Ramadan. Terlebih saat ini kebutuhan pokok serba mahal di tengah ekonomi yang sulit di masa pandemi covid-19.

Maryam Rauf, salah satu warga mengaku senang bisa berbelanja di pasar murah. Pensiunan PNS itu bisa membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

“Alhamdulillah bersyukur dengan adanya pasar murah. Saya berterima kasih kepada pak gubernur dan Pemprov yang sudah menginisiasi kegiatan ini,” tuturnya.

Ia memberi usul agar pasar murah dilengkapi dengan penjualan ikan, daging ayam dan daging sapi. Tiga hal yang tidak dijumpai di pasar murah Padebuolo. Terlebih daging ayam dan sapi harganya cukup tinggi di pasaran.(zul/adv/hargo)

BACA  Bersua di Perbatasan, Ini Kesepakatan Forkopimda Gorontalo dengan Sulut 

Komentar