Minggu, 27 September 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Gubernur Gorontalo Bagi 720 Unit Rumah Hunian Idaman Rakyat  

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo , pada Kamis, 7 November 2019 | 10:05 WITA
  


Hargo.co.id, GORONTALO – Program pembangunan rumah layak huni, menjadi salah satu program Gubernur Gorontalo Rusli Habibie dalam menekan angka kemiskinan di daerah ini. Setiap tahun kurang lebih 700-1000 unit rumah layak atau rumah hunian idaman rakyat (RHIR) dibangun dengan anggaran pemerintah. Tahun ini sebanyak 720 unit RHIR dibagikan kepada masyarakat miskin.

Itu tak butuh waktu lama bagi Gubernur Gorontalo Rusli Habibie untuk menyetujui anggaran pembangunan RHIR. Jumlahnya memang fantastis dan mengorek kantong APBD. Memang untuk urusan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan rakyat, Rusli Habibie tak pikir panjang, ia pasti langsung menyetujui.

BACA  Wagub Harap, Perda Protokol Kesehatan Segera Diterbitkan

Tahun ini untuk membangun 720 unit  RHIR, Pemprov menggelontorkan anggaran kurang lebih Rp 27 Miliar atau untuk membangun satu unit RHIR dianggarkan Rp 37,5 juta.

“Pembangunan RHIR memang menjadi program pak Gubernur untuk masyarakat miskin,” kata Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) Provinsi Gorontalo, Aries Ardianto.

Bahkan, untuk menjaga kualitas pekerjaan, Gubernur mengambil kebijakan agar program RHIR dikerjasamakan dengan TNI AD. Tentara menurut Gubernur, kata Aries, tak mungkin menghianati rakyat, dengan mengerjakan pembangunan RHIR yang asal-asalan.

BACA  Tangani Covid-19, Gubernur Gorontalo Tak Butuh Penghargaan

“TNI itu kerja tuntas, tepat dan pasti sesuai dengan yang diharapkan,”ujarnya. Untuk tahap pertama pembangunan RHIR tahun 2019, sudah ada 150 unit yang dibangun, dilanjutkan tahap kedua 400 unit dan tahap ketiga 170 unit.

Wakil Gubernur Gorontalo, Idris Rahim, mengutarakan, kebutuhan RHIR di Provinsi Gorontalo sebanyak 52 ribu unit. Untuk memenuhi kebutuhan RHIR bagi warga kurang mampu, Pemprov Gorontalo menganggarkan pembangunannya paling banyak 1.000 unit setiap tahun.

“Jika Pemprov dan kabupaten/kota setiap tahunnya masing-masing membangun 1.000 unit, artinya ada 7.000 unit RHIR yang dibangun setiap tahun. Jadi untuk menuntaskan pembangunan RHIR untuk masyarakat itu membutuhkan waktu kurang lebih delapan tahun,” kata Idris Rahim.

BACA  Wagub Ajak Warga Bumingkan Alquran di Gorontalo

Hanya saja, realisasinya, program RHIR setiap tahun dari Pemda tidak mencapai angka itu, sebab keterbatasan anggaran. Makanya, Wagub berharap ke depan pihak swasta melalui dana Corporate Social Responsibility (CSR) atau tanggung jawab sosial perusahaan, ikut ambil bagian dalam program RHIR. Idris mencontohkan, PT.Pabrik Gula (PG) Gorontalo, yang telah membangun empat unit RHIR dan telah diresmikan beberapa waktu lalu.

Laman: 1 2


Komentar