Selasa, 11 Mei 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Gubernur Gorontalo Cek Kesiapan Posko Larangan Mudik di Perbatasan Atinggola

Oleh Zulkifli Polimengo , dalam Gorontalo , pada Selasa, 27 April 2021 | 12:06 WITA Tag: ,
  Gubernur Gorontalo Rusli Habibie (Kanan) saat meninjau perbatasan darat di Atinggola, Gorontalo Utara, Senin (26/04/2021). (Foto: Istimewa)


Hargo.co.id, GORONTALO – Gubernur Gorontalo Rusli Habibie bersama dengan Bupati Gorontalo Utara Indra Yasin, Kapolda Gorontalo Irjen Pol Akhmad Wiyagus dan Danrem 133 Brigjen TNI Bagus Antonov Hardito, meninjau langsung kesiapan posko perbatasan Gorontalo – Sulawesi Utara yang ada di Kecamatan Atinggola, Kabupaten Gorontalo Utara, Senin (26/04/2021).

Dalam kesempatan itu Gubernur Gorontalo Rusli Habibie meminta kepada dinas terkait untuk memperbaiki fasilitas pendukung di posko perbatasan Gorontalo – Sulawesi Utara tersebut.

“Posko ini agak sempit jadi kita usahakan tambah tenda. Sekarang lagi dihitung personil yang diturunkan baik dari Polri, TNI, Satpol, Perhubungan dan Kesehatan,” kata Rusli.

Beberapa fasilitas penunjang juga diminta untuk segera ada seperti toilet umum, lampu penerangan serta meja dan kursi untuk pelayanan. Rusli meminta tim kesehatan yang bertugas nanti menggelar pemeriksaan rapid antigen di perbatasan untuk mendeteksi para pemudik.

“Sebelum tanggal 6 Mei pemudik yang masuk atau keluar di tes antigen, kalau reaktif kita suruh putar balik. Begitu tanggal 6 sudah tidak ada lagi yang keluar masuk karena sudah dilarang,” imbuhnya.

Pihaknya berencana menggelar pertemuan dengan pemerintah Sulawesi Utara dan Sulawesi Tengah untuk membahas kebijakan larangan mudik lebaran tahun 2021. Semua pihak harus solid untuk mensukseskan kebijakan pemerintah pusat tersebut.

Selain meninjau perbatasan darat, Gubernur Rusli beserta unsur forkopimda juga melihat aktivitas di pelabuhan Kwandang. Pelabuhan itu rencananya akan menghentikan operasional angkutan orang antar daerah pada tanggal 3 Mei 2021. Beberapa rute kapal dari dan ke pelabuhan tersebut yakni Palele, Buol, Tarakan, Nunukan dan Sebatik.(zul/adv/hargo)

BACA  Penerapan Aplikasi Bela Pengadaan Pemda Diminta Dipercepat

Komentar