Kamis, 30 Juli 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Gubernur: Kontraktor yang Bawa Nama Saya Jangan Layani

Oleh Mufakris Goma , dalam Advertorial Gorontalo , pada Kamis, 6 Februari 2020 | 22:05 WITA Tag:
  Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie saat meninjau asrama Diklat, di Kabupaten Bone Bolango, Desember 2019 silam. (Foto : Istimewa)


Hargo.co.id, GORONTALO – Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie dengan tegas mengatakan agar semua pemangku kepentingan di daerah untuk tidak melayani oknum kontraktor yang membawa-bawa nama pejabat. Terlebih, membawa namanya dengan dalih keluarga, tim sukses atau kerabat dekat.

“Memasuki musim tender begini, pasti ada kontraktor yang bawa nama saya, nama pak wagub, pak sekda untuk mendapatkan proyek. Saya minta jangan dilayani. Sekali lagi jangan dilayani. Tidak ada namanya keluarga, tim sukses atau apapun itu,” ucap Rusli, Kamis (06/02/2020).

BACA  Gubernur Undang Presiden Jokowi ke Gorontalo

Lebih lanjut Rusli Habibie menjelaskan, saat ini semua proses pengadaan barang dan jasa dilakukan secara transparan dan akuntabel. Semua orang berhak untuk ikut tender proyek sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

BACA  Dampingi Gubernur, Hamim Pou Tinjau Lokasi Banjir di Bone Bolango

“Intinya jalankan sesuai prosedur yang ada. Kalau memang memenuhi syarat berarti berhak, kalau enggak yaa enggak. Selebihnya kalau ada yang bawa-bawa nama saya atau siapapun jangan dipercaya,” tegasnya.

Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui Biro Pengadaan Barang dan Jasa mengintensifkan lelang dan pekerjaan fisik awal tahun. Tujuannya agar pekerjaan fisik dan realisasi anggaran tidak menumpuk di pertengahan atau akhir tahun.

BACA  Rusli Habibie Mengaku Tak Punya Waktu Layani ‘Tukang’ Nyinyir

Pertanggal 31 Januari 2020 kemarin, sudah ada 12 OPD yang melakukan proses lelang dengan total 31 paket. Tujuh paket dalam proses tender, tujuh paket sudah tahap kontrak. 14 paket sedang dalam proses review dan tiga sisanya masih dalam bentuk draft.(adv/rwf/hg)


Komentar