Jumat, 16 April 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Gubernur Papua Lukas Enembe: Tidak Usah Dengar Berita yang Tidak Benar

Oleh Tirta Gufrianto , dalam Kabar dari Timur Kabar Nusantara , pada Senin, 5 April 2021 | 18:35 WITA Tag: ,
  Gubernur Papua, Lukas Enembe beberapa waktu lalu. (Foto: seputarpapua)


Hargo.co.id, JAYAPURA – Gubernur Papua Lukas Enembe masuk ke Papua Nugini secara illegal yakni lewat jalan setapak menggunakan ojek ke Wutung, kampung yang berbatasan dengan Skouw, Kota Jayapura, Rabu (31/3).

Tindakan Lukas Enembe mendapat sorotan dari sejumlah pihak, termasuk dari Mendagri Tito Karnavian.

Lukas Enembe mengharapkan masyarakat tidak terprovokasi atas berita-berita tidak benar kaitannya dengan kejadian lintas batas.

BACA  Masuk Wilayah PNG Tanpa Dokumen, Gubernur Papua Lukas Enembe di Deportasi

“Tidak usah dengar berita yang tidak benar,” kata Lukas kepada Antara di Jayapura, Senin (5/4).

Lukas berharap masyarakat tidak terpengaruh dengan informasi dan berita yang tidak jelas sumbernya.

“Saya sudah sampaikan kepada Mendagri secara virtual ketika di Vanimo,” ujarnya.

Dia mengaku hanya menjalani pengobatan tradisional saja di Vanimo karena kondisi kesehatan yang tidak baik.

BACA  Simpan Narkoba dalam Sepatu, Dua Calon Penumpang Lion Air Diciduk

“Saya hanya berobat dan punya hak,” katanya lagi.

Sebelumnya, Gubernur Papua Lukas Enembe pada Rabu (31/3) masuk ke Papua Nugini melalui jalan setapak dengan menggunakan ojek ke Wutung, kampung yang berbatasan dengan Skouw, Kota Jayapura.

Akhirnya Pemerintah PNG mendeportasi Gubernur Enembe dengan dua pengikutnya sehingga Konsulat RI di Vanimo mengeluarkan Surat Pengganti Laksana Pasport (SPLP) dan dipulangkan melalui PLBN Skouw pada Jumat ((3/4). (antara/jpnn/hargo)

BACA  Pemerintah Tolak Permohonan Pengesahan Partai Demokrat Kubu Moeldoko

 

 

 

 

*) Artikel ini telah tayang di JPNN.com, dengan judul: “Gubernur Papua Lukas Enembe: Saya Hanya Berobat dan Punya Hak“. Pada edisi Senin, 05 April 2021.

Komentar