Selasa, 20 Oktober 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Gubernur Salurkan Bantuan Kementerian PPA

Oleh Rendi Wardani Fathan , dalam Advertorial Gorontalo , pada Rabu, 14 Oktober 2020 | 00:05 WITA Tag: , ,
  Gubernur Gorontalo Rusli Habibie ketika menyaksikan penyerahan bantuan kementerian PPA oleh Ketua LKSA Ummu Syahidah, Idah Syahidah Habibie, Selasa (13/10/2020)


Hargo.co.id, GORONTALO – Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie menyalurkan bantuan Kementerian Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA). Bantuan berupa 180 paket bantuan spesifik untuk pemenuhan nutrisi tambahan seperti madu, vitamin, susu, dan makanan ringan, peralatan mandi serta masker itu disalurkan ke Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Ummu Syahidah, Selasa (13/10/2020).

Dalam sambutannya, Rusli Habibie menyampaikan apresiasi kepada anggota Komisi VIII DPR RI yang selalu memberi perhatian terhadap anak yang kurang beruntung. Ketua TP PKK Provinsi Gorontalo itu mendirikan di Kelurahan Buladu, Kecamatan Kota Barat, Kota Gorontalo.

BACA  Penanganan Covid-19 di Indonesia Makin Baik

“Saya katakan kepada ibu Idah, jika terpilih jadi anggota DPR RI, tolong jangan hanya duduk diam di Senayan, tolong kembali ke daerah, lihat masyarakat kecil. Dan alhamdulillah banyak bantuan yang berhasil ibu Idah perjuangkan,” ungkap Rusli.

Lebih lanjut Gubernur dua periode itu menceritakan, inisiasi didirikannya rumah singgah Ummu Syahidah karena dukungan anggaran untuk penyandang masalah sosial sangat minim. Bahkan dalam kasus-kasus tertentu, istrinya itu tak jarang mengeluarkan anggaran pribadi.

“Membuat rumah singgah ini juga menggunakan uang pribadi ibu. Sejak dulu ibu itu selalu memikirkan orang-orang kecil. Contohnya kemarin seluruh pondok pesantren dan TPQ, oleh beliau diperjuangkan di Kementrian Agama dapat bantuan kurang lebih Rp7 miliyar se provinsi. Kita juga dapat bantuan Al-quran. Di masa pandemi ini, tidak sedikit bantuan dari BNPB yang berhasil ibu Idah perjuangkan,” tambahnya.

BACA  Pertahankan Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19, Ini yang Dilakukan Pemprov

Tak lupa Rusli juga berpesan untuk anak anak yang kurang beruntung tersebut, untuk terus bersyukur dan jangan mudah menyerah. Kesalahan-kesalahan yang pernah dilakukan diharapkan tidak membuat masa depan anak anak menjadi suram.

BACA  1.000 Warga Tilong Kabila Terima Bantuan Pemprov

“Kalian adalah anak-anak yang masih perlu diperhatikan, masa depan masih panjang, saya tidak mau anak anak kita masih muda tapi masa depan suram. Terimakasih sekali lagi ibu Idah, atas usahanya membangun rumah singgah ini,” tutupnya.

Perlu diketahui, rumah singgah Ummu Syahidah diperuntukkan sebagai tempat tinggal sementara para penyandang masalah sosial, baik gelandangan-pengemis (gepeng), anak terlantar hingga anak yang bermasalah dengan hukum. Ada 180 anak yang ditampung dengan usia antara lima hingga 17 tahun.(adv/rwf/hg)


Komentar