Jumat, 27 November 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Gulung Tikar! Korsel Bantai Jerman di Waktu Injury Time

Oleh Fajriansyach , dalam Headline Sportivo , pada Kamis, 28 Juni 2018 | 00:31 WITA Tag: , , ,
  


Hargo.co.id – Penampilan Jerman di Piala Dunia 2018 bak yoyo. Buruk di laga pertama, baik di laga kedua, dan hancur lebur di laga ketiga. Tim Panser kalah telak 0-2 dari Korea Selatan, Rabu (26/6) malam.

Penampilan para pemain andalan seperti Mesut Ozil, Marko Reus, dan Toni Kroos tak mampu unjuk kemampuan terbaiknya. Menciptakan banyak peluang, tapi tak satupun ada yang berbuah gol. Jerman pun pulang dari Rusia dengan membawa kesedihan.

piala dunia 2018 Timo Werner tak percaya dengan hasil yang diraih Jerman melawan Korea Selatan. (AFP)

Babak Pertama

Korea Selatan berinisiatif memulai serangan di awal babak pertama. Gebrakan pasukan Taeguk Warriors ini kurang kuat. Sehingga bisa mudah diantisipasi oleh pertahanan Jerman.

Perlahan tapi pasti, Jerman mulai bisa menguasai permainan. Pergerakan bola mulai lebih mengalir dari mulai lini belakang hingga ke lini depan yang diisi Timo Werner. Namun, belum ada uapaya tembakan yang dilakukan skuad Tim Panser hingga melewati 10 menit laga.

Menit 13 Jerman mendapat kesempatan melakukan tekanan melalui sisi kanan. Namun umpan silang Kimmich berhasil dimentahkan pemain belakang Korsel. Padahal Werner sudah menunggu untuk melakukan eksekusi.

BACA  Ini Alasan Paslon Nomor 4 Tak Hadiri Debat Pilkada Bone Bolango

Korsel pun mendapat kesempatan melalui set pieces pada menit 18. Jung Woo-young yang telah mendapat kartu kuning di laga ini melakukan tembakan yang mengarah tepat ke arah gawang Manuel Neuer.

Kiper yang baru sembuh dari cedera ini gagal menangkap bola dengan baik. Bola rebound nyaris dimanfatkan Son Heung-min. Beruntung, masih bisa disapu keluar lapangan oleh pemain Jerman.

Jerman memang mampu menguasai bola sangat kuat. Persentasenya bahkan mencapai 73 persen berbanding 27 persen milik Korsel. Namun, tak banyak peluang yang mereka ciptakan.

Babak Kedua

Jerman langsung menggempur pertahanan Korsel sejak awal babak kedua. Peluang pun langsung didapat melalui sundulan Mesut Ozil. Namun peluang terbaik Jerman ini mampu dimentahkan kiper Korsel, Joo Hyeon-woo.

Peluang terbaik kembali didapat Timo Werner pada menit 50. Tendangan first time sang striker masih melenceng dari gawang Korsel. Belum mengubah kedudukan, masih 0-0.

Menyisakan 30 menit laga, Joachim Low memasukkan Mario Gomez untuk menambah daya gedor. Dia menggantikan posisi Sami Khedira. Pergantian ini tak lepas dari hasil di laga lain di Grup F di mana Swedia untuk sementara unggul 1-0 atas Meksiko.

BACA  Legenda Sepak Bola Diego Maradona Tutup Usia

Tak lama kemudian giliran Thomas Muller yang dimasukan menggantikan Leon Goretzka. Pasalnya, kondisi Jerman makin tertekan setelah Swedia justru mampu unggul 2-0 atas Meksiko. Jerman harus menang untuk memastikan diri tampil di babak 16 besar.

Masuknya Gomez dan Muller memang membuat Jerman lebih agresif dalam menyerang. Sejumlah peluang sempat tercipta. Namun solidnya lini belakang Korsel dan penyelesaian akhir yang tidak sempurna.

Jerman yang makin fokus menyerang membuat Korsel lebih leluasa melakukan serangan balik. Dua serangan balik berbahaya sempat dilakukan Korsel hanya dalam tempo sekitar tiga menit. Beruntung pertahanan Jerman masih cukup tenang menghadapi tekanan tersebut.

Jerman makin menggebu untuk bisa meraih kemenangan. Namun harus diakui penampilan kiper Korsel, Jo Hyeon-woo di bawah mistar cukup tangguh. Ketika pertahanan Korsel berhasil ditembus, dia tampil sebagai benteng terakhir yang tak mudah dijebol.

Sebuah peluang emas didapat Jerman pada menit 86. Matt Hummels yang melakukan overlap tak terdeteksi pemain belakang Korsel. Sayang, lompatannya kurang sempurna sehingga bola yang harusnya disundul dengan kepala malah mengenai bahu. Arah bola pun melenceng dari gawang.

BACA  Imam Besar FPI Rizieq Shihab Tiba di Indonesia

Korsel sempat membuat Stadion Kazan Arena bergemuruh saat Kim Young-gwon memperdayai Manuel Neuer di masa injury time. Asisten wasit sempat mengangkat bendera, namun pihak Korsel meminta wasit untuk melihat VAR. Hasilnya, gol tersebut sah. Korsel 1, Jerman 0.

Kondisi ini membuat Neuer nekat maju membantu serangan. Akibatnya buruk, justru gawang Jerman kembali kebobolan melalui sebuah umpan jauh yang dikejar dan diceploskan ke gawang kosong oleh Son Heung-min.

Jerman pun menangis. Sang juara bertahan dipaksa pulang dengan membawa kepedihan.

Korsel 2-0 Jerman
(Kim 90+1′, Son 90+6′)

Susunan pemain

Korsel (4-4-2): 23-H Jo, 2-Y Lee, 5-S Yun, 7-Son, 13-
Koo (11-Hwang 56′, 22-Go 79′), 14-Hong, 15-Jung, 17-J Lee, 18-Moon (8-Ju 68′), 19-Kim, 20-Jang
Pelatih: Shin Tae-yong

Jerman (4-2-3-1): 1-Neuer, 3-Hector (2-Brandt 78′), 5-Hummels, 6-Khedira (23-Gomez 58′), 8-Kroos, 9-Werner, 10-Ozil, 11-Reus, 14-Goretzka (13-Muller 63′), 15-Sule, 18-Kimmich
Pelatih: Joachim Low

Wasit: Mark Geiger (Amerika Serikat)

(adw/JPC/hg)


Komentar