Sabtu, 20 Agustus 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Guru Ngaji Mengadu, DPRD Undang Aparat Desa Biau  

Oleh Admin Hargo , dalam Legislatif , pada Selasa, 12 Juli 2022 | 16:05 Tag: , ,
  Anggita DPRD Gorontalo Utara, Matran Lasunte

Hargo.co.id, GORONTALO – Komisi I DPRD Gorontalo Utara (Gorut) kembali menerima aduan masyarakat yang kali ini terkait dengan pemberhentian guru ngaji di Desa Biau, Kecamatan Biau. Langkah yang dilakukan Komisi I yakni menghadirkan aparat desa setempat guna dimintai penjelasan.

Informasi yang berhasil dihimpun, pertemuan antara Komisi I dengan aparat Desa Biau berlangsung Senin (11/7/2022). Wakil Ketua Komisi I, Matran Lasunte menjelaskan bahwa aparat desa telah datang dan duduk bersama. Mereka menjelaskan aduan soal pemberhentian guru ngaji dengan tidak hormat atau sepihak. 

“Tadi ini kami Komisi I menggelar rapat bersama dengan perangkat Desa Biau, Kecamatan Biau terkait dengan pemberhentian guru ngaji dengan tidak sesuai prosedur atau tidak hormat,” jelasnya.

Terhadap aduan tersebut, pihak desa melalui Penjabat Kepala Desa Kades menjelaskan bahwa untuk proses pemberhentian itu telah sesuai dengan mekanisme yang ada. 

“Pihak desa tadi dijelaskan bahwa terhadap pemberhentian guru ngaji tersebut telah sesuai dengan prosedur, ada surat pemberhentiannya yang dikeluarkan oleh desa dan telah ditandatangani,” kata Matran Lasunte.

Selain terhadap pemberhentian, aduan juga termasuk soal gaji guru ngaji yang katanya belum dibayarkan untuk selang beberapa bulan. Dan terhadap persoalan tersebut juga telah dijelaskan oleh pihak desa kata Matran, bahwa untuk gaji tersebut telah dibayarkan. 

“Persoalan ini juga telah dilaporkan kepada bupati dan informasinya bupati telah memerintahkan pihak Inspektorat untuk melakukan audit terhadap persoalan tersebut,” tegasnya.

Komisi I juga akan mengagendakan kembali pertemuan dengan mengundang pihak terkait termasuk Inspektorat, kata Matran Lasunte guna meminta penjelasan terkait dengan hasil audit yang mereka lakukan. 

“Dan kepada guru ngaji tersebut juga kami akan undang sekaligus membawa SK pengangkatan dan pemberhentian yang ada. Kami juga masih akan mengkonfrontir akan hal ini, pasalnya kepada desa masih penjabat, sehingga bagaimana dengan kewenangannya,” kuncinya. (***)

 

Penulis: Alosius M. Budiman

(Visited 13 times, 1 visits today)

Komentar