Kamis, 18 Agustus 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Hakim Jifly, Diminta Pulkam Sulut 

Oleh Berita Hargo , dalam Ragam , pada Rabu, 24 Oktober 2018 | 03:00 Tag:
  

Hargo.co.id – KOTA Melonguane, Kabupaten Talaud, menarik perhatian para hakim, se Sulutgomalut, Senin (22/10) kemarin. Jazirah utara Sulut ini menyedot perhatian karena ada peresmian 80 an kantor pengadilan negeri (PN) yang dipusatkan di PN Melonguane.

Peresmian dilakukan langsung Ketua Mahkamah Agung (MA) Muhammad Hatta Ali.

Di antara ratusan hakim yang datang ke Manado ada Wakil Ketua PN Marisa, Provinsi Gorontalo Jifly Adam SH MH.

Pria tegas ini dikenal akrab dengan Sulut. Darah alumni Fakultas Hukum (FH) Unsrat ini mengalir dari ayahnya berdarah Manado-Borgo dan ibunya Pangalila asli Minahasa. Oleh koleganya diminta pulang kampung.

“Pak Jifly kami kenal matang karir sebagai hakim. Sepantasnya beliau membangun daerahnya sendiri. Berkarir di PN di Sulut,” kata salah satu kabid di Pemkot Manado Fadly Kasim SH.

Pendapat yang sama dilontarkan Mazhabullah Ali, kalau Jifly yang juga mantan Sekretaris BPH Fakultas Hukum Unsrat ini berkarir kembali di Sulut.

“Kita butuh putra daerah yang paham kultur, dan kompleksitas hukum di Sulut. Kalau saya sih bagus ditugaskan di Sulut,” ucapnya.

Saat berpapasan di Peninsula Hotel Manado, mantan wartawan Manado Post (Jawa Pos) 1999-2001 ini tidak jumawa. Pria kelahiran Manado 1976 mengaku menjadi hakim terinspirasi dedikasi para hakim di PN Manado.

Kebetulan, bekas Ketum Kom FH HMI Manado sering meliput aktivitas di PN Manado tahun 2000-2001. Di tahun itu Ketua MA RI, M Hatta menjadi ketua PN Manado.

“Bagi saya bertugas di mana saja adalah tanggung jawab dan sumpah sebagai abdi negara. Kalau pun diminta pulang kampung, puji syukur Alhamdulillah,” kata mantan Sekum HMI Manado ini.

Magister Hukum Universitas Djuanda Bogor 2017 menceritakan perjalanan karirnya. Setamat FH Unsrat, ketua OSIS SMA YPKM berkarir sebagai wartawan 1999 – 2001. 2002 ikut tes hakim. Puji Tuhan, mantan wakil ketua DPD KNPI Sulut ini lolos tes.

Ia ditempatkan sebagai calon Hakim di PN Tondano tahun 2002- 2004. Pada tahun 2005, anggota Ikatan Hakim Indonesia ini ditugaskan sebagai hakim di PN Soa Sio (Tidore, Malut) 2005-2007. Pria berkaca mata ini ditarik ke PN PN Kotamobagu dari 2007-2010.

Setelah itu dipromosi PN Gorontalo 2010- 2015. Setelah berumah tangga, Jifly dipromosi ke wilayah Jawa. Dia mematangkan karirnya sebagai hakim di PN Bogor dari 2015-2017.

“Alhamdulillah sekarang saya dipercayakan sebagai Wakil Ketua PN Marisa,” tuturnya.(cen/hg)

(Visited 6 times, 1 visits today)

Komentar