Minggu, 12 Juli 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Hamim Pou Dukung Langkah Pemprov Gorontalo untuk PSBB

Oleh Zulkifli Polimengo , dalam Advertorial Kab. Bone Bolango , pada Jumat, 1 Mei 2020 | 10:05 WITA Tag:
  Bupati Bone Bolango, Hamim Pou, didampingi Sekretaris Daerah, Ishak Ntoma, mengikuti rapat Forkopimda yang dilakukan secara video conference dalam rangka membahas penerapan PSBB di Provinsi Gorontalo. (Foto Istimewa)


Hargo.co.id, GORONTALO – Bertempat di Rumah Dinas De Bandhayo Desa Ulantha, Kecamatan Suwawa, Kamis (30/04/2020), Bupati Bone Bolango, Hamim Pou, didampingi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Ishak Ntoma, kembali mengikuti rapat Forkopimda yang dilaksanakan melalui video conference.

Rapat yang dipimpin langsung oleh Gubernur Gorontalo Rusli Habibie itu, juga turut diikuti oleh Kapolda, Danrem 133 Nani Wartabone, serta bupati dan walikota se- Gorontalo.

BACA  Dampingi Gubernur, Hamim Pou Tinjau Lokasi Banjir di Bone Bolango

Rapat yang digelar secara online itu dilaksanakan guna menindaklanjuti keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia (Menkes RI) tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah Gorontalo, untuk mencegah perkembangan Percepatan Penyebaran Virus Covid-19, serta mekanisme jaring pengaman sosial di Provinsi Gorontalo.

BACA  14 Tenaga Kesehatan di RSUD Toto Kabila Positif Covid-19, Warga Diminta Patuh dan Terbuka

Dalam kesempatannya Hamim Pou menjelaskan, dimana pihaknya akan mendukung program PSBB yang akan diterapkan di Provinsi Gorontalo Khususnya di Kabupaten Bone Bolango.

“Pemda Bone Bolango setuju dengan adanya Pergub tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ini, sesuai rencana digelar 5 Mei 2020. Untuk urusan kebutuhan konsumsi dan logistik, yang berada di perbatasan harus mendapat perhatian sepenuhnya juga dari pemerintah provinsi,” jelas Hamim Pou saat mengikuti rapat Forkopimda.

BACA  Jembatan Bulobulonthu di Bone Bolango Mulai Diperbaiki

Hamim Pou Menambahkan, Bone Bolango juga bersedia membackup, terutama untuk ketersediaan 9 bahan pokok yang harus dipastikan dalam penerapan PSBB sehingga dapat tersedia dalam jumlah yang memadai. (zul/adv/hg)


Komentar