Senin, 30 Januari 2023
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Hamka Hendra Noer Apresiasi Dua Implementasi Proyek Perubahan Peserta PKN

Oleh Admin Hargo , dalam Gorontalo , pada Selasa, 6 Desember 2022 | 22:05 Tag:
  Hamka Hendra Noer saat mengikuti Seminar Implementasi Proyek Perubahan Peserta PKN 1 Angkatan LV Tahun 2022 secara virtual di Ruang Kerja Rujab Wagub, Senin (5/12/2022). (Foto: Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Penjabat Gubernur Gorontalo, Hamka Hendra Noer mengapresiasi dua implementasi proyek perubahan yang digagas oleh dua peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) 1 angkatan LV tahun 2022.

Dua peserta tersebut ada Budiyanto Sidiki yang merupakan sebagai Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan Sofyan Ibrahim yang merupakan Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM). 

banner 728x485

Hamka Hendra Noer memberikan dukungan terhadap proyek leader milik Budi Sidiki yang mengangkat judul Membangun Ekosistem Tata Kelola Satu Data Berbasis Desa yang Berkelanjutan.

Dukungan ini disampaikannya saat menjadi mentor pada Seminar Implementasi Proyek Perubahan Peserta PKN 1 Angkatan LV Tahun 2022 secara virtual di Ruang Kerja Rujab Wagub, Kota Gorontalo, Senin (5/12/2022).

“Dari persoalan tersebut saya kira, apa yang sudah dilakukan saudara Budiyanto Sidiki dalam project leader kali ini telah sangat memenuhi harapan saya dan pemerintah Provinsi Gorontalo pada umumnya terutama terkait kolaborasi dan integrasi data,” kata Hamka Hendra Noer. 

Dirinya menilai, proper ini telah dilakukan dengan capaian yang luar biasa dan memberi dampak positif terhadap kebijakan strategis pembangunan daerah, khususnya dalam persoalan ketidakvalidan data, dan perbedaan hasil data antara satu dengan lainnya.

Menurutnya, proper ini akan sangat bermanfaat dalam meningkatkan kualitas tata kelola data jika penerapannya dilakukan secara nasional. Selain itu hal ini juga akan berdampak pada perbaikan kualitas kebijakan dan pencapaian target- target pembangunan baik di pusat dan daerah.

Selanjutnya, Hamka Hendra Noer juga mengapresiasi implementasi proyek perubahan yang dilakukan oleh Sofyan Ibrahim. Dirinya menilai, proyek perubahan tersebut telah memenuhi harapan Pemprov Gorontalo dari sisi penguatan kompetensi ASN.

Dirinya berharap proper ini tidak berhenti setelah PKN 1 berakhir serta ditindaklanjuti pada jangka menengah dan jangka panjang.

“Proyek perubahan saudara Sofyan Ibrahim menjadi instrumen untuk memenuhi hak ASN dalam pengembangan kompetensi, minimal 20 jam pelajaran dan diharapkan akan menjadi bagian dalam meningkatkan training rate,” pungkasnya. (***) 

 

Penulis : Sucipto Mokodompis

(Visited 20 times, 1 visits today)

Komentar