Kamis, 15 April 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Hans Tumulo Bangga Putri Cantiknya Jadi Komandan Upacara di Kota Kudus

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo Headline , pada Jumat, 19 Agustus 2016 | 22:35 WITA Tag: , ,
  


Nama Gorontalo pada perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke 71 cukup membanggakan. Betapa tidak selain di halaman istana negara pelaksanaan upacara peringatan hari kemerdekaan dipimpin oleh Danbrigif Otamanasa Gorontalo. Di Kota Kudus pun yang menjadi Komandan upacara adalah AKP Rahmawati Tumulo warga Kota Gorontalo.

Deice Pomalingo – Gorontalo

Tampilnya Rahmawati menjadi pemimpin upacara membuat bangga pasangan Hans Rahman Tumulo dan Trisye Kamaru.

Hans ketika dihubungi via telephone seluler semalam mengatakan, rasa bangganya atas amanah yang diberikan pada putri sulungnya tersebut.

BACA  Bayi yang Dibuang di Depan Ponpes Hubulo Dibekali Nama, Tasbih dan Peci

“Banggalah pastinya, walaupun banyak orang Gorontalo diluar sana yang mampu, tetapi untuk kategori seorang perempuan yang dipercayakan menjadi pemimpin upacara kemerdekaan merupakan satu berkah luar biasa bagi kami sekeluarga,” jelas Hans.

Sekretaris DPD PDIP Provinsi Gorontalo ini mengatakan, memang sebagai seorang polisi, apalagi lulusan Akademi Kepolisian yang lebih banyak bekerja di luar daerah sudah menjadi sebuah resiko yang harus kami hadapi.

BACA  Gorontalo Ketambahan Peralatan Bencana Alam Dari BNPB

Apalagi setelah lulus penempatan pertama langsung ditempatkan di Nusa Tenggara Barat, bahkan sempat menjabat Kapolsek Bandara Mataram dan setelah menikah 2010 mengikuti suami AKP Firdaus Wiratama ke Kudus.

“Menjadi pemimpin upacara hal biasa tapi bagi seorang perempuan itu tak gampang,” tutur Hans.

Menurut Hans, awal anaknya masuk di Akademi Kepolisian bukan karena paksaan tetapi karena memang aktivitas disekolah yang memang sudah ikut marching band dan paskibraka Provinsi Gorontalo ini dibwri informasi oleh bapaknya bila ada penerimaan di Akpol.

BACA  Merger Poligon-UNG Tak Terwujud, Ingin Tahu Kenapa?

“Kala itu Kapolres Boalemo memberi informasi ada penerimaan akpol dan berhubung anaknya pun enjoy masuk sehingga jadilah alumni SMAN 3 Gorontalo ini masuk Akpol,” jelas Hans.

Ia berharap, kedepan ada lagi warga Gorontalo yang berkiprah diluar daerah dan bisa membanggakan nama Gorontalo bukan saja ditingkat nasional saja tetapi sampai internasional. (*)


Komentar