Selasa, 15 Juni 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Hanura Gorontalo Pecah, Tiga DPC Tolak Munaslub

Oleh Fajriansyach , dalam Gorontalo , pada Sabtu, 20 Januari 2018 | 13:32 WITA Tag: ,
  


GORONTALO, Hargo.co.id – Perpecahan yang terjadi di tubuh DPP Hanura telah merembet ke daerah. Di Gorontalo, para pengurus Hanura terbelah dalam dua kubu. Kubu pertama yaitu barisan pendukung Munaslub yang telah menghasilkan Ketua Umum Hanura yang baru yaitu Marsekal Madya (Purn) Daryatmo. Kubu ini terdiri dari pengurus DPD dan tiga DPC yaitu Kota Gorontalo, Boalemo dan Pohuwato.

Sementara kubu ketua umum Hanura Oesma Sapta Odang (OSO) memastikan ada tiga DPC yang masih setia mendukung OSO. Yaitu DPC Kabupaten Gorontalo, Pohuwato dan Bone Bolango. Perpecahan ini makin dipertajam dengan adanya kabar bahwa OSO telah menunjuk Plt Ketua DPD Hanura Gorontalo.

Perpecahan di tubuh Hanura Gorontalo ini mencuat setelah tiga DPC terang-terangan menyatakan dukungannya terhadap Munaslub menggeser OSO dari ketua umum Hanura. Bersama pengurus DPD, tiga DPC yaitu Kota Gorontalo, Boalemo dan Pohuwato ikut memberikan suara dalam pelaksanaan Munaslub, Kamis (18/1).

Langkah sejumlah pengurus Hanura Gorontalo mendukung Munaslub, sontak menuai reaksi dari kubu OSO.

BACA  Lewat Virtual, Wagub Gorontalo Ikuti Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila

Ketua bidang organisasi DPP Hanura Beny Ramdhani Jumat (19/1) memberikan pernyataan langsung kepada Gorontalo Post terkait langkah sejumlah DPC Gorontalo mendukug Munaslub.

Beny Ramdhani yang juga anggota DPD-RI asal Sulawesi Utara itu mengatakan, tindakan yang dilakukan oleh tiga DPC Hanura Gorontalo yakni DPC Kota Gorontalo, Boalemo dan Pohuwato tidak mewakili keingin seluruh pengurus Hanura Forontalo.

Karena ada tiga DPC lain yang masih setia mendukung OSO. Yaitu, Kabupaten Gorontalo, Gorut dan Bone Bolango. “Misalnya mereka mengaku Provinsi Gorontalo menolak kepemimpinan pak OSO.

Padahal yang tidak mengakui hanyalah tiga DPC. Yang setia dengan pak OSO adalah Kabupaten Gorontalo, Kabupaten Gorontalo Utara dan Bone Bolango dan bukti mereka ada dipihak kami dilengkapi dengan tanda tangan ketua sekretaris DPC, stempel partai dan bukti notaris,” ungkap Beni.

Beni mengatakan, pernyataan kubu Sekjen bahwa ada 27 DPD dan 401 DPC mendukung Munaslub adalah sebuah kebohongan.

“Sampai saat ini yang setia pada pak OSO ada 21 DPD. Mereka sudah melakukan pengakuan dosa dan tetap bergabung dengan kepemimpinan pak OSO dan hingga saat ini ada 271 DPC yang tetap setia dengan kami. Itupun besok (hari ini.red) masih ada beberapa DPC yang terlanjur menghasut dan kemudian sudah sadar dan akan kembali memberikan dukungan kepada pak OSO dan itu bisa kami buktikan,” tegas Beni.

BACA  Kerja Sama Pemda Gorut dan Pohuwato Dapat Apresiasi Dari Sekdaprov Gorontalo

Kabar Penunjukkan Plt

Sementara itu, kubu OSO dikabarkan sudah menunjuk Plt ketua DPD Hanura provinsi Gorontalo untuk menggantikan Adhan Dambea. OSO menunjuk Beny Ramdhani menjadi Plt Ketua DPD Hanura Gorontalo. Informasi itu sudah berkembang di kalangan pengurus Hanura Gorontalo kubu OSO.

Namun saat di konfirmasi via seluler tadi malam (19/1), Beni Ramdani mengatakan, belum ada keputusan resmi tentang penunjukan Plt bagi ketua DPD Hanura Provinsi Gorontalo. “Nanti akan ada pernyataan resmi, saat ini belum. Nanti kalau sudah ada kita akan sampaikan,”kata Beni, singkat via ponsel semalam.

BACA  Gubernur Gorontalo Terus Ingatkan Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19

Sekretaris DPD Hanura Gorontalo Syarifudin Mobiliu yang tergabung dalam barisan pendukung Munaslub juga mengaku belum mendengar informasi soal penunjukkan Plt Ketua DPD Hanura Gorontalo.

Walau begitu, Syarifudin Mobiliu mengatakan, bila memang itu dilakukan oleh kubu OSO, tindakan tersebut ilegal dan tidak sesuai dengan aturan partai. “Penunjukkan Plt baru bisa dilakukan kalau ada situasi darurat. Dan ini juga harus dibicarakan. Tapi kan unsur-unsur ini tidak terpenuhi,” jelasnya.

Syarifudin Mobiliu juga menambahkan, pergantian OSO dalam forum Munaslub sudah sesuai dengan AD/ART partai. Karena menjadi keinginan mayoritas DPD. Ada 27 DPD dan 401 DPC yang mendukung Munaslub.

“Sekarang pak OSO sudah digantikan dengan pak Daryatmo. Logikanya, pak OSO sudah tidak punya kewenangan lagi untuk mengambil keputusan partai. Karena sudah ada ketua umum yang baru,” ungkapnya.

“Saya juga ingin komentari bahwa DPC Bonbol tak dukung Munaslub. Saya perlu jelaskan, saat Munaslub yang hadir adalah Sekretaris DPC Bonbol,” pungkasnya. (wie/tro/rmb/hg)


Komentar