Kamis, 13 Mei 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Hanya 11 Pelamar Lolos Ujian CAT CPNS, Ini Upaya Bupati 

Oleh Fajriansyach , dalam Kab. Boalemo , pada Jumat, 9 November 2018 | 06:00 WITA Tag:
  


Hargo.co.id, GORONTALO – Menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) saat ini bukanlah perkara yang mudah. Selain harus memenuhi persyaratan administrasi, para pelamar juga dituntut mampu memenuhi ambang batas atau passing grade seleksi kompetensi dasar (SKD) ujian sistem Computer Assisted Test (CAT).

Dari seleksi kompetensi ini terdiri atas tiga kriteria penilaian yang masing-masing punya bobot passing grade. Misalnya untuk Tes Karakteristik Pribadi (TKP) harus mencapai 143, Tes Intelegensia Umum (TIU) 80 dan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) 75. Satu saja kriteria ini tidak terpenuhi, jangan harap bagi pelamar bisa lolos jadi CPNS.

Tak terkecuali untuk perekrutan CPNS di Kabupaten Boalemo. Tercatat sampai hari terakhir dari 942 peserta ujian CAT yang berhasil lolos memenuhi ambang batas hanya 11 orang saja. Sementara kuota disediakan Menpan-RB untuk Kabupaten Boalemo sebanyak 204 formasi guru dan kesehatan. Ini artinya sebanyak 931 orang peserta ujian CAT terpaksa harus gigit jari dan menunda impiannya.

BACA  Jalan Rusak di Paguyaman Pantai Segera Diperbaiki

Menurut Plt. Kepala BKD-Diklat Boalemo Agus Parman Nahu saat diwawancarai Gorontalo Post menyampaikan, dari sebanyak 11 orang peserta CAT memenuhi ambang batas SKD masih menunggu keputusan pemerintah pusat dalam hal ini Menpan-RB. Meski begitu, pihaknya segera mungkin melaporkan hasil pelaksanaan ujian tersebut ke Menpan-RB maupun BKN Regional Manado.

Lantas bagaimana dengan jumlah 204 formasi yang mayoritas tidak terisi? Menanggapi hal ini, Agus Parman Nahu menegaskan jika kondisi itu tengah dibicarakan bersama Bupati Boalemo H. Darwis Moridu bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Husain Etango selaku ketua Pansel CPNS di daerah.

BACA  Jalan di Paguyaman Pantai Memprihatinkan

“Sejak hari pertama pelaksanaan ujian CAT, Bapak Bupati H. Darwis Moridu sudah menegakan bahwa untuk formasi tidak terpenuhi karena peserta CAT tidak lolos passing grade maka akan diperjuangkan di tingkat pusat,” terang Agus.

Lanjut dia mengatakan, mengingat kondisi ini rata-rata terjadi secara nasional, maka upaya perjuangan Bupati Darwis Moridu akan ditempuh bersama para kepala daerah yang menyelenggarakan seleksi CPNS tahun 2018 ini. Menariknya, langkah perjuangan ini mendapat respon penuh jajaran wakil rakyat di DPRD Boalemo.

BACA  Jalan di Paguyaman Pantai Memprihatinkan

Wakil Ketua Dekab, Hardi Syam Mopangga misalnya dengan tegas menyuarakkan pemerintah daerah, utamanya BKD-Diklat Boalemo kiranya mengambil langkah cepat guna mengisi kekosongan kuota 204 diberikan Menpan-RB. Mengingat peserta CAT yang lolos hanya 11 orang saja.

“Kami di DPRD siap untuk memback up dan mmpreasur bersama di tingkat Kemenpan-RB. Sebab, ini dianggap dapat merugikan daerah. Insya Allah kita terus mendoakan agar semua kuota CPNS Boalemo bukan hanya 11 yang lulus, tapi kembali memenuhi kuota untuk 204 berrdasarkn hasil prengkingn nilai ujian,” kata Hardi.(nrt/hg)


Komentar