Sabtu, 12 September 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Hanya Bermodalkan Rp 60 Juta, Sudah Miliki Rumah di Bone Bolango

Oleh Rendi Wardani Fathan , dalam Kab. Bone Bolango , pada Rabu, 25 Desember 2019 | 15:20 WITA
  


Hargo.co.id, GORONTALO – Pemerintah saat ini tengah gencar-gencarnya memberikan bantuan rumah layak huni kepada warga yang dianggap kurang mampu. Termasuk pemerintah Kabupaten Bone Bolango melalui pemerintah Desa Toluwaya.

Bersumber dari dana desa, pemerintah setempat membangun satu unit rumah untuk satu keluarga miskin.

Rumah bantuan yang luas bangunan kurang lebih 5 × 6 itu, modelnya sangat jauh berbeda dengan rumah bantuan pada umumnya. Ya, selain berdiri kokoh, desainnya terlihat modern dan sangat modis. Menariknya, dana desa yang terpakai untuk rumah tersebut tidak lebih Rp 60 Juta.

BACA  Longsor Bone Raya Telan Korban, Dua Orang Meninggal

Bupati Bone Bolango, Hamim Pou pun takjub ketika melihat rumah bantuan ini. Bahkan, ketua NasDem Gorontalo itu, menginstruksikan agar rumah bantuan di Bone Bolango bisa mencontohi rumah bantuan desa Toluwaya.

“Rumah ini layak jadi percontohan pembangunan bantuan rumah yang dianggarkan oleh dana desa,” kata Bupati Bone Bolango Hamim Pou saat meresmikan pembangunan bantuan rumah layak huni di Desa Toluwaya Selasa (24/12/2019).

BACA  Berikut Data Kerugian dan Korban Banjir di Bulawa

Sebelum meresmikan, Bupati Hamim menyimak secara detail pembangunan bantuan rumah di desa Toluwaya, yang sudah dilengkapi dengan penerangan dan plafon rumah.

Terkait rumah bantuan, Bupati Hamim Pou menginisasi agar Pemerintah daerah dapat membantu masyarakat dengan menyediakan konsultan desain rumah ukuran sederhana secara gratis.

BACA  Kilat Akui Bone Bolango Masih Banyak Masalah

“Pemda akan membantu membagikan gambar desain rumah gratis,”kata Bupati.

Jadi, kata Hamim, Pemerintah Bone Bolango tidak hanya memberikan bantuan rumah gratis. Namun, lanjut Hamin, design gambar rumah juga akan dibantu untuk memudahkan Masyarakat.

“Selain rumah gratis, dedsainnya juga akan kami gratiskan,” tutup Hamim. (rwf/hg)


Komentar