Selasa, 11 Mei 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Harga Ayam Kampung di Kota Gorontalo Tembus Rp 100 Ribu per Ekor

Oleh Berita Hargo , dalam Headline Metropolis , pada Senin, 12 April 2021 | 16:05 WITA Tag: , ,
  Ilustrasi. Jelang sahur perdana, harga ayam kampung di Kota Gorontalo naik. (Foto: Istimewa)


Hargo.co.id, GORONTALO – Seperti biasa, menjelang bulan suci Ramadan, sejumlah barang dagangan di pasar mengalami peningkatan. Salah satunya yang paling banyak diburu adalah ayam kampung. Hal itu pun membuat harga ayam kampung melonjak.

Dari pantauan hargo.co.id, harga per ekor ayam kampung yang biasanya Rp 70 ribu hingga Rp 80 ribu per ekor, kini meningkat hingga Rp 100 ribu. Hal itu pun dikarenakan permintaan konsumen, yang punya tradisi mengawali sahur pertamanya dengan ayam kampung.

Rahmat salah satu pedagang ternak ayam, di Pasar Sentral, Kota Gorontalo mengatakan, dirinya merincikan harga per ekor ayam yang dijual di lapaknya, dengan jenis ayam yang berbeda. Ayam kampung itu, harga biasa Rp 70 – 80 ribu per ekor. Sekarang harganya ada yang Rp 90 ribu dan ada pula yang Rp 100 ribu, sesuai dengan ukurannya.

“Tergantung besar atau kecil. Kalau ayam ras itu harga biasa Rp 60 – 70 ribu per ekor, sekarang naik menjadi Rp 70-80 ribu per ekor,” jelasnya.

Hingga H-1 menjelang Ramadan, Rahmat juga mengaku banyak melayani permintaan ayam kampung, dimana satu pekan terakhir ini, dirinya sudah melayani melayani puluhan konsumen.

“Setiap harinya itu konsumen bisa mencapai 30-50 orang. Bahkan pernah mencapai 100 konsumen untuk permintaan ayam dengan berbagai jenis. Pelayanan pula saya lakukan di pasar dan bahkan di rumah,” pungkasnya. (iya/hargo)

BACA  Ini Langkah Nelson Pomalingo Antisipasi Larangan Pasar Senggol 

Komentar