Ekonomi

Harga Barito Naik Jelang Idul Adha, Minyak Kelapa Masih Normal

×

Harga Barito Naik Jelang Idul Adha, Minyak Kelapa Masih Normal

Share this article
Harga Barito Naik Jelang Idul Adha, Minyak Kelapa Masih Normal
Aktivitas jual beli di salah satu pasar yang ada di Gorontalo. (Foto: HARGO)

Hargo.co.id, GORONTALO – Harga bahan pokok di Gorontalo mengalami kenaikan jelang Hari Raya Idul Adha 1445 Hijriah 2024.

Berita Terkait:  Kontribusi Nyata Krakatau Steel dalam Pembangunan Fasilitas Kesehatan Modern

Pantauan media ini pada Senin (10/6/2024), harga cabai rawit niak menjadi Rp 90 ribu per kilogram dari yang sebelumnya Rp 60 ribu.

Sementara itu, bawang putih yang sebelumnya berada di kisaran harga Rp 35 ribu per kilogram, kini naik menjadi Rp 50 ribu.

Berita Terkait:  KAI Daop 2 Bandung Ajak Masyarakat Berperan Serta Jaga Keselamatan Perjalanan Kereta Api

Kenaikan harga juga terjadi pada bawang merah yang kini dijual dengan Rp 50 ribu perkilogram. Sebelumnya masih di kisaran harga Rp 40 ribu.

Sukrin, salah seorang pedagang di pasar tradisional Desa Tamboo, Kecamatan Tilongkabila, Kabupaten Bone Bolango mengatakan, kenaikan juga terjadi pada harga Tomat.

Berita Terkait:  Liburan Nataru Naik LRT Jabodebek? Yuk Pahami Ketentuan Tarif Anak

“Selain bawang dan cabai rawit, harga tomat juga naik, sebelumnya 15 ribu per kilogram, sekarang sudah di kisaran Rp 20 ribu,” tuturnya.

Menurut Sukrin, selain karena mendekati lebaran, kondisi cuaca memang sering membuat harga rempah mengalami kenaikan.

Berita Terkait:  MENEGASKAN DOMINASI LOKAL, QUADRA DAN ROMAN HADIRKAN INOVASI MATERIAL BERSTANDAR GLOBAL

“Musim ujan bagini memang sering naik harga bawang, rica dan tomat. Kalau cuaca begini terus, biasanya akan naik lagi harganya,” ujarnya.

Berbeda dengan rempah, sejumlah bahan pokok lainnya seperti beras dan minyak kelapa tidak mengalami kenaikan harga.

Berita Terkait:  Momentum Libur Panjang Dongkrak Mobilitas Wisata, Perjalanan Menuju Jawa Timur Selatan Meningkat

“Kalau beras dan minyak kelapa harganya masih terhitung normal,” tandasnya.(*)

Penulis: Abdulharis Kune / Mahasiswa Magang UNG
Editor: Sucipto Mokodompis 

Berita Terkait:  Dulu Diajarkan Menabung, Kini Saatnya Belajar Membuat Uang Bertumbuh