Kamis, 22 Oktober 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Harga Bawang Berangsur Turun

Oleh Berita Hargo , dalam Ekonomi , pada Jumat, 21 April 2017 | 09:31 WITA Tag: ,
  


GORONTALO РHargo.co.id РJika beberapa pekan lalu, harga bawang merah tembus Rp 40 ribu per kg, kini harga salah satu kebutuhan dapur itu telah turun  Pedagang menjual bawang merah dikisaran Rp 30-34 ribu per kg.

Sebagaimana pantauan Gorontalo Post, di sejumlah pasar, rata-rata harga bawang merah telah berangsur turun  Bahkan, daun/batang bawang yang sebelumnya dijual Rp 5-7 ribu per ikat, kini diobral Rp 2.500 per ikat. Satu ikat berisi kurang lebih 6-7 batang bawang.

BACA  Bantu UMKM Kopi Pinogu, Wujud Komitmen PLN dalam Pembangunan

Mita, salah seorang pedagang rempah-rempah mengatakan, turunnya harga bawang merah disebabkan stok yang cukup melimpah. “Sekarang stok ada, saya saja dapat 70 kg, yang akan habis terjual dalam 2-3 hari,” ungkapnya.

BACA  Pandemi Covid-19 Bikin Permintaan akan Emas Naik Gila-gilaan

Turunnya harga bawang merah ini, lanjut Iyam tak mempengaruhi permintaan bawang di masyarakat. “Kalau bawang merah yang laku masih seperti biasanya. Sekitar 20-30-an kg per hari. Tapi kalau batang daung paling laris, tiap hari yang laku sampai 40 ikat, karena harga cuman Rp 2.500 per ikat,” tuturnya.

BACA  Peluang Besar Bisnis Hidroponik di Perkotaan

Iyam Sabu, pedagang di Pasar Sentral Gorontalo, juga mengakui harga bawang merah telah turun dari Rp 40 ribu per kg menjadi Rp 34 ribu, “Dua Minggu lalu harga bawang merah sempat naik, sekarang sudah turun lagi,” tuturnya.(dan/tr-54/hg)


Komentar