Sabtu, 17 April 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Harga Beras Masih Tinggi

Oleh Berita Hargo , dalam Ekonomi , pada Rabu, 15 Maret 2017 | 09:47 WITA Tag: , ,
  


GORONTALO-hargo.co.id – Kenaikan harga beras di pasaran ternyata disebabkan harga beras di tingkat petani juga masih tinggi. Parahnya, harga beras yang dinilai masih begitu mahal ini tak kunjung turun.

Bahkan, sejumlah pedagang memprediksi, bencana banjir yang melanda beberapa wilayah di Gorontalo, seperti Kabupaten Gorontalo, Boalemo dan Bone Bolango akan menyebabkan harga beras kembali naik.

BACA  Mudik Dilarang, Menparekraf Beberkan 3 Strategi Peluang untuk Pelaku Usaha

Sudin, pedagang beras di Pasar Selasa (pasar mingguan Potanga) mengatakan, saat ini, stok beras masih mencukupi, namun harga pengambilan masih tinggi seperti beberapa pekan lalu.

“Harga belum turun, kalaupun turun, hanya sedikit, jadi kami tetap jual dengan harga seperti biasa,” ungkapnya.Menurutnya, harga beras menjadi mahal disebabkan suplai ke pasar yang berkurang akibat stok di petani atau penggilingan padi minim.

BACA  UMKM Sulit Dapat Modal, OJK: Itu Hanya Persoalan Komunikasi

“Nah, sekarang hujan hampir setiap hari, di mana-mana ada banjir, bisa saja harga beras akan naiklagi,”katanya.Sebagaimana pantauan Gorontalo Postm, di beberapa pasar di Kota Gorontalo, harga beras per liter saat ini dibanderol mulai Rp 8 ribu-9.500.

BACA  Ketika Pedagang Nasi Kuning Ganti Menu Saat Ramadan

Beras Ciheran Rp 8 ribu-8.500 per liter, beras 64 Rp 8 ribu per liter, KS Rp 8 ribu per liter, YR Rp 8 ribu per liter, membramo Rp 8.500-9 ribu per liter, superwin Rp 9 ribu-9.500 per liter, beras ladang baru Rp 9 ribu per liter.(dan/hg)


Komentar