Jumat, 18 Juni 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Harga Gula Masih Rp 15 Ribu per Kg

Oleh Berita Hargo , dalam Ekonomi , pada Sabtu, 29 April 2017 | 11:19 WITA Tag: , ,
  


Hargo.co.id GORONTALO – Harga gula di sejumlah pasar tradisional rata-rata masih dijual dengan harga Rp 15 Ribu per Kg.

Padahal, pemerintah punya hajat agar harga gula bisa turun dibawah Rp 12 Ribu sebelum bulan Ramadan dan Idul Fitri.

Pantauan Gorontalo Post di pasar tradisional Limboto, kemarin, Jumat (28/4), setidaknya menunjukkan demikian.

Menurut Slamet salah seorang pedagang, harga gula di tingkat pedagang tentu saja dipengaruhi oleh harga yang ada di tingkat distributor.

BACA  Terus Menguat, Rupiah Berpeluang ke Level 14.200 Hari Ini

“Harganya masih diatas Rp 600 Ribu lebih per koli (isi sekitar 50 Kg). Jelas harganya itu tinggi. Makanya kita ecer juga tidak per Kg, tapi hitungan liter,” terang Slamet.

Ditanya soal kehendak pemerintah agar menurunkan harga gula dibawah Rp 12 Ribu per Kg, Slamet mengatakan, harga tersebut hanya berlaku pada gula berkemasan dan milik Bulog,

“Kalau kita dari distributor, siapa yang bisa mengawasi? Yang jelas, kalau memang ingin turun harus ditekan dari distributor juga,” pinta bapak dua anak ini.

BACA  Nikmati Promo Swimming Pool Deals di Aston Gorontalo & Villas Sampai 15 Juni 2021

Sementara itu, Kepala Badan Urusan Logistik (Bulog) Sub Divre Gorontalo, Syamsudin, mengatakan, persediaan gula Bulog saat ini bisa bertahan hingga bulan Agustus 2017 mendatang.

“Sekarang yang ada di gudang Talumolo (gudang Bulog,red), ada sekitar 527 Ton. Cukup sampai bulan Agustus,” jelas Syamsudin.

Khusus gula milik Bulog, warga bisa membelinya cukup dengan harga Rp 12.500 per Kg.

BACA  Pasca Lebaran, Harga Ayam Pedaging Mulai Turun 

“Tapi, kalau mau ambil banyak secara partai, tetap ada selisihnya. Kita kasih Rp 11.800 per Kg.

Tapi ketentuannya tidak boleh dijual diatas HET (harga eceran tertinggi) Rp 12.500 per Kg sesuai dengan Permendag Nomor 7 Tahun 2017,” terang Syamsudin.

Hingga kini, Syamsudin mengaku belum mendapatkan permintaan dari dinas terkait khusus untuk operasi pasar gula, “Yang jelas, kalau diminta kita siap,” pungkasnya.(axl/hargo)


Komentar