Selasa, 5 Juli 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Harga Pakan Ayam Naik, Peternak Menjerit

Oleh Admin Hargo , dalam Bisnis Ekonomi , pada Selasa, 21 Juni 2022 | 02:05 Tag: ,
  Salah satu tempat peternakan ayam petelur di Desa Lomaya, Kecamatan Bulango Utara, Kabupaten Bone Bolango. (Foto : Delanti Hapati/Mahasiswa Magang UNG)

Hargo.co.id, GORONTALO – Tak hanya rempah-rempah, saat ini harga telur ayam juga mengalami kenaikan, baik ukuran telur yang kecil maupun yang besar. Dimana, harga perbaknya dibanderol dengan harga Rp 46 ribu sampai Rp 48 ribu. Sebelumnya, harga perbak hanya Rp 44 ribu.

Kenaikan harga telur ayam ini merupakan dampak dari naiknya harga pakan ayam. Hal ini pun dikeluhkan oleh para peternak.

Seperti halnya yang disampaikan Ebi, salah satu penjual telur sekaligus pemilik peternak ayam di Desa Lomaya, Kecamatan Bulango Utara, Kabupaten Bone Bolango. Menurutnya, melonjaknya harga pakan ayam menyulitkan peternak, karena menambah beban biaya produksi. 

“Untuk pembelian bahan pakan harganya mencapai Rp 550 ribu persak. Sedangkan pakan yang dibutuhkan perbulannya mencapai 10 sak. Hal tersebut berpengaruh terhadap pendapatan yang kami dapatkan dari penjualan telur,” tandas Ebi dan menambahkan, harga pakan persak sebelumnya hanya sekitar Rp 450 ribu.

Menurutnya lagi, kenaikan harga telur berdampak pada menurunnya penjualan.  

“Untuk pendapatan yang didapatkan dari penjualan telur sekarang itu menurun dari biasanya. Harga pakan tidak sesuai dengan pendapatan saya, karena harga pakan lebih tinggi dibandingkan hasil penjualan telur yang didapat,” jelas Ebi, ketika diwawancarai Ahad (19/06/2022).

“Pendapatan yang saya dapat dibulan ini berbeda dengan bulan kemarin, yang mencapai 90 persen dengan penjualan telur mencapai 500 bak. Sedangkan di bulan Juni, hanya 70 persen dengan penjualan telur hanya mencapai 350 bak,” imbuh Ebi.  (***)

 

Penulis : Delanti Hapati/Mahasiswa Magang UNG

(Visited 54 times, 1 visits today)

Komentar