Minggu, 29 November 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Hari Ini Pengumuman Kelulusan SMA Sederajat, Gimana Hasilnya?

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo Headline , pada Selasa, 2 Mei 2017 | 10:30 WITA Tag: ,
  


GORONTALO, hargo.co.id – Perolehan nilai Ujian Nasional (Unas) Gorontalo untuk tingkat SMA/sederajat tahun ini menjadi kado buruk dalam peringatan hari pendidikan nasional (Hardiknas) tahun 2017.

Rata-rata perolehan nilai SMA/Sederajat berada pada kategori kurang. Kriteria pencapaian kompetensi nilai berdasarkan Unas dilaporkan dari rentang 0 sampai 100.

Dengan kategori sangat baik berada di kisaran nilai 100-85, kategori baik dengan kisaran nilai 85-70, kategori cukup dengan kisaran nilai 70 sampai 55 dan kategori kurang dengan kisaran nilai 55-0.

Informasi yang diperoleh Gorontalo Post, nilai Unas Gorontalo rata-rata provinsi berada pada angka 48 atau berada dibawah 55. Sayang, Dinas Dikbudpora Provinsi Gorontalo masih belum merilis secara detail perolehan hasil Unas per kabupaten/kota se Provinsi Gorontalo.

BACA  Tradisi Walima di Gorontalo Tak Abaikan Protokol Kesehatan

“Saya sudah terima langsung hasil Unas dari Kemendikbud, dan tanggal 2 Mei (hari ini,red) sekolah-sekolah harus mengumumkan hasilnya kepada para siswa. Nah, tadi (ahad,30/4) kita sudah menyerahkan hasil dan nilai-nilai Unas itu ke masing-masing sekolah, tinggal mereka yang menentukan anak tersebut lulus atau tidak,”ujar Kadis Dikbudpora Provinsi Gorontalo Weni Liputo.

Khusus untuk pengumuman yang akan berlangsung hari ini, sesuai dengan kesepakatan antara Dikbudpora dan para kepala sekolah SMA sederajat. Maka pengumuman akan dilangsungkan badaa salat Ashar.

BACA  Sosok Mayat Ditemukan di Lapangan Taruna

Mengingat di siang hari, masih berlangsung Unas untuk jenjang SMP sederajat.

“Pertimbangan kita karena ada SMA yang berdekatan dengan SMP. Sehingga ketika pengumuman berlangsung bisa saja, siswa yang lulus ini mengganggu aktivitas Unas untuk SMP. Waktunya sudah jelas sekitar pukul 16.00 WITA. Kalau ada yang mau mengambil inisiatif di pukul 17.00 WITA silahkan. Sebab kita tidak ingin saat pengumuman berlangsung, siswa berlebihan saat merayakannya,” terang mantan Penjabat Walikota Gorontalo itu.

BACA  Masker yang Beredar Hanya Menghalangi Debu

Weni pula menghimbau agar para siswa yang telah dinyatakan lulus agar dapat merayakan euforia dengan tidak berlebihan. Tidak mencoret-coret seragam, atau melakukan aktivitas konvoi yang berlebihan.

“Itu wajar. Tapi lebih bagus lagi ketika mereka mampu untuk bijak dalam merayakan kelulusan. Bisa dengan menyumbangkan seragam mereka ke sekolah untuk keperluan adik kelas mereka atau juga dengan zikir maupun syukuran di sekolah masing-masing. Tidak perlu konvoi, karena itu bisa membahayakan nyawa mereka sendiri,” tandasnya. (ndi/hargo)


Komentar