Senin, 21 Juni 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Hari Raya Kurban Serentak 12 September 

Oleh Berita Hargo , dalam Kabar Nusantara , pada Jumat, 2 September 2016 | 14:32 WITA Tag: ,
  


Hargo.co.id JAKARTA – Hari Raya Idul Adha 10 Zulhijah 1437 Hijriah dipastikan bakal dirayakan serentak oleh seluruh masyarakat Indonesia pada Senin (12/9). Keputusan tersebut diumumkan Kementerian Agama (Kemenag) saat sidang isbat awal Zulhijah 1437 Hijriah tadi malam (1/9).

Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifudin menjelaskan, berdasar perhitungan hisab, posisi hilal di seluruh wilayah Indonesia hingga kemarin petang berada di bawah ufuk. Tepatnya di kisaran minus 1 derajat 13 menit 29 detik sampai 0 derajat 5 menit 58 detik. ”Artinya, hilal sulit atau mustahil bisa dilihat,” jelasnya saat konferensi pers di kantor Kemenag Jakarta.

BACA  75 Pegawai KPK Bawa Polemik TWK ke MK

Perhitungan hisab tersebut kemudian dikonfirmasi dengan rukyat yang dilakukan petugas di sejumlah titik di wilayah Indonesia. Hasilnya, tidak ada satu pun yang berhasil melihat hilal. ”Artinya, besok atau mulai malam ini kita tidak bisa masuk pada 1 Zulhijah. Besok masih tanggal 30 Dzulqa’dah (Zulkaidah, Red),” tuturnya.

BACA  ICW Minta Kapolri Tarik Firli Bahuri dari KPK, Begini Respons Pakar Pidana

Dari hasil perhitungan tersebut, Lukman berkeyakinan Zulhijah bertepatan dengan Sabtu (3/9). Dengan begitu, perayaan Idul Kurban 2016 bisa dilaksanakan 10 hari kemudian atau Senin (12/9). ”Tanggal 10 Zulhijah bisa dipastikan bertepatan dengan 12 September 2016,” tegasnya.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Abdullah Jaidi mengatakan, dua organisasi masyarakat (ormas) besar Indonesia, yakni Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU), juga memiliki perhitungan sama terhadap penetapan awal Zulhijah. ”Begitu pula dengan ormas-ormas yang lain, perhitungannya sama,” tuturnya.

BACA  Wakapolda Gorontalo Minta Personel Polda dan Polres Jadi Agen Vaksinasi Covid-19

Dengan begitu, dia memastikan seluruh umat Islam di Indonesia akan melaksanakan ibadah Idul Kurban serentak pada Senin (12/9). ”Saya mendengar bahwa NU-Muhammadiyah akan kurban bersama-sama. Ini sangat luar biasa dan akan menyatukan hati bersama-sama,” ungkapnya. (JPG/hargo)


Komentar