Hasil Musda REI ‘Digugat’, Zulfikar: Sudah Sesuai Mekanisme Organisasi

Atas: Ketua Stering Comite (SC) Musda DPD REI Gorontalo, Ketua Panitia Musda REI, Zulfikar Usira dan Rahmat saat memberi keterangan pers. Bawah: Sekretaris Musda REI, Iskandar Datu, Amir Saputra Gani dan Kristina Basoan ketika menyampaikan keberatan soal hasil MUsda. (Foto Hargo.co.id)

Hargo.co.id, GORONTALO – Hasil Musyawara Daerah (Musda) DPD REI Gorontalo mendapat ‘gugatan’ dari peserta suksesi lainnya. Hanya saja, pihak yang ‘digugat’ justru menganggap Musda ini sudah sesuai mekanisme organisasi.

Informasi yang dihimpun, Sekretaris Panitia Musda, Iskandar Datu mengungkapkan bahwa pihaknya tak terima hasil tersebut. Alasan yang dilontarkan bahwa Musda yang digelar 19 September 2019, belum ada hasil, namun sudah dilakukan pelantikan.

Kenapa bisa? Iskandar Datu menjelaskan bahwa tahapan yang dilakukan baru pada penjaringan bakal calo. “Hasilnya muncul dua nama yakni pak Arifin Djakani (10 suara) dan ibu Kristina ‘Nina’ Basowan (8 suara). Hanya saja, besoknya langsung dilakukan pelantikan hasil Musda,” kata Iskandar Datu.

Oleh Steering Committee (SC), itu lantas dianggap sebagai pemenang. Selanjutnya pada 20 September 2019, Arifin Djakani langsung dilantik sebagai Ketua REI Gorontalo.

“Selain itu, ada empat suara yang mendukung pak Arifin Djakani merupakan perusahaan yang belum memiliki hak suara. Alasannya, baru diaktifkan anggotanya sehari sebelumnya. Sementara dalam aturan, minimal seminggu sebelum Musda digelar,” jelas Iskandar Datu.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Steering Committee (SC) Musda DPD REI Gorontalo, Zulfikar Usira menjelaskan bahwa apa yang telah dilakukan sudah sesuai mekanisme organisasi. Pengambilan keputusan hingga pelantikan ketua terpilih, bagi Zulfikar Usira, sudah tepat dan tak perlu dipermasalahkan lagi.

“Saya hanya ingin menegaskan bahwa tak ada yang salah dalam penyelenggaraan Musda REI. Adanya anggota atau peserta Musda yang protes, itu hanyalah riak-riak dalam berorganisasi, dan itu biasa,” kata Zulfikar Usira saat memberi keterangan pers, Jumat (27/2019/2019)

Terkait adanya empat peserta Musda yang dinilai tak memenuhi syarat? Zulfikar Usira mengungkapkan bahwa keempat perusahaan itu sudah terdaftar di REI pusat sejak 2017 lalu.

“Artinya, sudah memenuhi syarat dan ketentuan yang mana mengharuskan enam bulan sebelumnya Musda digelar sudah harus terdaftar. Saya tegaskan, enam bulan, bukan satu minggu,” tegasnya.

Dirinya menegaskan bahwa siapa saja peserta Musda, tergantung dari DPP REI. Alasannya, karena REI pusat yang tahu persis siapa yang terdaftar dan siapa yang belum.

Saat itu juga terungkap jika Ketua Panitia Musda REI sebenarnya Kristina ‘Nina’ Basowan. Namun karena ingin ikut bertarung, maka tugas sebagai ketua panitia ditanggalkan.

Akhir pembicaraan Zulfikar Usira mengungkapkan bahwa dirinya akan memperjuangkan teman-teman untuk masuk dalam jajaran kepengurusan. Selain punya potensi, juga demi kelanjutan organisasi. (red/hg)

-