Kamis, 17 Juni 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Hasil Rapat Forkopimda Gorontalo, Mes Haji Menjadi Tempat Karantina Pasien Covid-19

Oleh Zulkifli Polimengo , dalam Advertorial Gorontalo , pada Kamis, 10 Juni 2021 | 00:05 WITA Tag: , , , ,
  Suasana rapat unsur forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) dengan Gubernur Gorontalo Rusli Habibie yang berlangsung di Mess Haji Kota Gorontalo, Rabu (09/06/2021). Foto: Istimewa


Hargo.co.id, GORONTALO – Hasil rapat yang dilakukan oleh unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Gorontalo pada Rabu (09/06/2021) diputuskan bahwa Mess haji Gorontalo disiapkan menjadi alternatif karantina pasien Covid-19 jika terjadi lonjakan kasus beberapa waktu ke depan.

“Tadi kami Forkopimda bertemu dalam rangka membahas karantina terpusat. Stelah kami evaluasi seperti yang terjadi di daerah lain, karantina mandiri kurang efektif. Pasien Covid-19 susah dikontrol, tidak ada obat, tidak ada petugas kesehatan. Ini yang melatarbelakangi kami untuk melakukan karantina terpusat,” kata Rusli usai pertemuan.

BACA  Ini Alasan Gudang Beku Terintegrasi Milik Pemprov Gorontalo Dikembalikan PT IMA

Mess haji dipilih karena tempatnya yang representatif juga pernah digunakan sebagai lokasi karantina pasien covid-19 awal pandemi tahun 2020 lalu. Terlebih pemberangkatan calon jemaah haji tahun 2021 ditunda sehingga lokasi tersebut cenderung kosong kurang terpakai.

“Waktu dulu PSBB pasien covid-19 dikarantina di sini, jadi bisa kita kontrol. Kenapa bukan rumah sakit? Kalau tanpa gejala memang tidak membutuhkan rumah sakit kecuali pasien dengan komorbit. Jadi saat ini kita hanya terus waspada, seperti kata Pak Kajati sedia payung sebelum hujan,” tambahnya.

BACA  MenPAN-RB Mengusulkan Oknum ASN Terlibat Penjualan Vaksin Ilegal Dipecat

Gubernur Rusli belum bisa memastikan kapan rencana itu akan dieksekusi. Paling tidak, pihaknya sudah mengantisipasi jika terjadi ledakan kasus covid-19 di Provinsi Gorontalo. Pihaknya meminta pemerintah kabupaten, kota dan provinsi untuk terus melanjutkan proses pemeriksaan dini, pelacakan dan perawatan covid-19.

Kakanwil Agama Provinsi Gorontalo Syafrudin Baderung menyambut baik rencana pemprov tersebut. Meski begitu, status mess haji sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementrian Agama (Kemenag) RI maka butuh izin dari Dirjen Haji Kemenag RI.

BACA  Ini Alasan Gaji 13 Empat Daerah di Gorontalo Ditunda

“Asrama haji ini menjadi alternatif terakhir ketika terjadi lonjakan kasus. Jadi bukan serta merta hari ini dan besok langsung digunakan, tidak. Kami juga masih menindaklanjuti surat dari pak gubernur untuk dibawa ke pusat. Semua ini kita persiapkan hanya jika terjadi lonjakan kasus,” bebernya.

Selain asrama haji Gorontalo, Pemprov Gorontalo juga telah menyiapkan beberapa tempat lainnya untuk karantina pasien covid-19. Hotel Elji di Kota Gorontalo dan asrama Badan Diklat di Bone Bolango sudah sering digunakan untuk lokasi karantina.(zul/adv/hargo)


Komentar