Minggu, 29 November 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Hasil Survei Barometer Gorontalo, HPMU Menang di Seluruh Dapil

Oleh Berita Hargo , dalam Advertorial Kab. Bone Bolango Kabar Politik , pada Selasa, 10 November 2020 | 03:05 WITA Tag:
  Calon Bupati Hamim Pou dan Calon Wakil Bupati Bone Bolango, Merlan Uloli. (Foto : Istimewa)


Hargo.co.id, GORONTALO – Target pasangan calon Hamim Pou dan Merlan Uloli (HPMU) menang di Pilkada Bone Bolango besar kemungkinan bisa terwujud. Hasil survey terakhir, paslon nomor urut dua itu, menang di seluruh Daerah Pemilihan (Dapil) Kabupaten Bone Bolango.

“Wilayah Tapa Bulango, HPMU bisa merebut 85 persen pemilih, Kabila bisa mencapai 60-an persen, Bone Pesisir sekitar 50-an persen, dan Suwawa sekitar 40-an persen,” ungkap Direktur Eksekutif Gorontalo Barometer, La Ode Aman.

La Ode mengatakan, pelaksanaan survey yang dilaksanakan mulai 27 Oktober sampai dengan 4 Oktober 2020 itu, melibatkan 1.517 responden yang dipilih secara acak tersebar di 17 kecamatan dan 122 desa. Survey dihitung dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin eror plus-minus 3 persen.

BACA  Ingin Bone Bolango Lebih Maju? Rachmat Gobel: Pilih Hamim - Merlan

“HPMU memang unggul terhadap figur-figur lain pada aspek keterkenalan. Hampir semua responden mengenal Hamim Pou. Dan lebih dari 70 persen responden menyatakan menyukai Hamim Pou dan layak kembali menjadi bupati,” imbuh La Ode.

Menurutnya, tingginya angka elektabilitas HPMU tak lepas dari kinerja dan beragam prestasi yang disabet Hamim Pou selama tujuh tahun menjabat Bupati Bone Bolango. 85 persen warga Bone Bolango menyatakan puas terhadap kinerja pemerintah Bone Bolango di bawah kepemimpinan Hamim Pou. Hanya sekitar 9 persen menyatakan tidak puas dan sisanya tidak menjawab/tidak tahu.

BACA  Memilih Hamim - Merlan, Warga : ‘Biar Tidak Pake Doi

“Temuan kami, posisi sebagai incumbent paling kuat mempengaruhi keterpilihan pasangan HPMU. Karena Hamim Pou sudah menunjukkan karya, prestasi dan kemampuan menata Bone Bolango sehingga HPMU banyak dipilih,” beber La Ode.

Sekitar bulan Agustus 2020 silam, Barometer Gorontalo juga merilis hasil survei elektabilitas tiga calon bupati sebelum penetapan calon, yakni Hamim Pou, Ismet Mile dan Kilat Wartabone. Elektabilitas ketiganya menunjukkan trend yang tetap antara survei sebelumnya dan survei kali ini.

BACA  Infrastruktur Memadai, Rusli Habibie Ajak Berinvestasi di Gorontalo

Sehingga, La Ode berani memprediksi bahwa hingga 9 Desember 2020 nanti,  pergeseran suara pemilih tidak akan memberikan perubahan signifikan terhadap elektabilitas kandidat dari yang sudah dicapai saat ini.

“Kecuali adanya faktor X yang sangat kuat, dan suara swing voter yang jumlahnya masih besar,” tutup La Ode.

Perlu diketahui, pada 2015 silam hasil survey Barometer Gorontalo dengan hasil penghitungan suara oleh KPU tidak begitu jauh berbeda.(adv/rilis/hg)


Komentar