Rabu, 23 Juni 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Hijab New Normal yang Nyaman Digunakan saat Pandemi

Oleh Tirta Gufrianto , dalam LifeStyle , pada Jumat, 21 Agustus 2020 | 12:05 WITA Tag: ,
  HIJAB NEW NORMAL:Dua orang model berpose dengan mengenakan busana hijab dengan tema new normal, karya desainer Prita Amiroh. (ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)


Hargo.co.id, SURABAYA – Di era normal baru banyak pemilik usaha fashion mulai berusaha bangkit dari keterpurukan. Seperti yang dialami Prita Amiroh yang berusaha bangkit dengan inovasi hijabnya di tengah pandemi virus Corona (Covid-19).

Dilansir dari JawaPos.com, Dirinya membuat inovasi hijab layaknya Alat Pelindung Diri (APD), hijab karyanya didesain dengan menggunakan kain yang tak mudah menyerap air dan virus. Alasannya membuat produk terbaru berupa hijab dan pakaian pelindung diri ini karena mendapat inspirasi dari banyak customer-nya.

“Banyak dari mereka yang mengeluh tidak berani untuk keluar rumah karena takut nanti tertular melalui cipratan (airborne, Red). Maka dari itu saya membuat pakaian pelindung diri ini,” ujar Prita.

BACA  Ini Dia 4 Tips Kendalikan Kolesterol Tinggi Secara Alami

Prita bersyukur karena bisa menemukan bahan yang tetap nyaman dipakai setiap hari dan aman meski terkena cipratan sekalipun. Menurutnya, bahan ini pertama kali digunakan dalam membuat pakaian.

“Karena biasanya itu memang bahannya waterproof dan akan terasa lebih berat. Memang tidak akan basah kalau terkena air, tapi kalau dipakai untuk sehari-hari, saya rasa agak kurang nyaman,” tuturnya.

Kain yang digunakan Prita memiliki bahan lembut dan jatuh, sehingga ketika dipakai akan terlihat cantik. Serta memiliki furing yang tidak akan membuat si pengguna merasa panas.

BACA  Ketahui Stadium dan Cara Mencegah Kanker Hati

Bahkan, kain yang digunakan hijab serta APD ini, tidak memerlukan perlakuan khusus untuk merawatnya. Seperti saat dicuci pun hanya menggunakan air dan deterjen biasa. “Saat menyetrika pun juga tidak perlu diberi lapisan lain seperti memperlakukan kain sutra,” jelasnya.

Dari sisa-sisa kain tersebut, Prita kemudian merasa bertanggung jawab dengan limbah tekstil yang ia hasilkan. Maka di era new normal ini, ia mengubah seluruh kain perca yang masih memiliki model bagus untuk dijadikan hiasan masker kain.

Selain masker, Prita telah lebih dulu membuat tempat tisu. Tak melulu memproduksi barang untuk brand sendiri, Prita juga membuka jasa maklon, di mana ia juga menyediakan produk untuk brand lain hingga pada proses packaging.

BACA  Ini Dia Tips Aman Bersepeda Agar Terhindar dari Serangan Jantung

“Sebagai pelaku bisnis, ini merupakan upaya kami untuk bertahan di tengah pandemi. Kami tidak hanya memikirkan nasib diri saya sendiri, namun juga karyawan yang telah bekerja sejak lama dengan brand kami,” tandasnya. (gin/nur/jawapos/hg)

 

 

 

*) Artikel ini telah tayang di JawaPos.com dengan judul: “Hijab New Normal yang Nyaman Digunakan saat Pandemi“. Pada edisi Jumat, 21 Agustus 2020.

Komentar