Senin, 28 September 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Hikmah Dibalik Perundungan, Bocah Penjual Jalangkote Dapat Uang dan Sepeda Baru

Oleh Tirta Gufrianto , dalam Kabar dari Timur , pada Selasa, 19 Mei 2020 | 19:05 WITA Tag: , , ,
  Rizal si penjual jalangkote yang menjadi korban bullying di Pangkep. (Istimewa)


Hargo.co.id, PANGKEP – Aksi perundungan membawa berkah. Itulah yang dialami Rizal, bocah penjual jalangkote (gorengan) yang menjadi korban bully di Pangkep Sulawesi Selatan. Rizal mendapat simpati dari publik. Para dermawan pun langsung membantu Rizal dengan mengirimkan sejumlah uang.

Seperti dilansir oleh Jawapos.com, dalam video yang beredar, Rizal dikerumuni keluarga dan kerabatnya. Ia tampak menghitung uang pecahan Rp 100.000 dan Rp 50.000. Rizal terlihat grogi, sehingga dia tidak bisa menghitung uang yang ada di tangannya. Dia menyebut 10 ratus untuk nominal uang Rp 1.000.000.

Keluarga dan kerabatnya pun tertawa saat mendengar Rizal menyebut angka 10 ratus. Mereka kemudian menyuruh Rizal untuk menghitung kembali uang itu dengan benar. Salah satu yang ikut membantu Rizal adalah anggota DPR RI yang juga mantan Bupati Purwakarta dua periode, Dedi Mulyady.

BACA  Helikopter Hilang Kontak di Papua

Dedi Mulyadi menghubungi orang tua Rizal bernama Pak Saleh yang berada di Kelurahan Tala, Kecamatan Tala, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, melalui saluran telepon. Dedi melakukan video call agar bisa melihat langsung dan berbincang dengan Rizal.

Dedi mengaku tidak tahan melihat video Rizal dibully oleh sejumlah pemuda saat sedang berjualan. “Saya gak tahan dari malam nangis,” ucap Dedi.

BACA  OPM Ancam Serang Maskapai Pengangkut TNI-Polri

“Halo Rizal, apa kabarnya sehat-sehat ya. Semangat jualan terus ya, itu nanti sepedanya diganti yang baru, buat jualannya ditambah lagi biar jadi orang sukses,” ujar Dedi yang tampak berkaca-kaca.

Dalam kesempatan itu, Dedi meminta kepada orang tua Rizal untuk mengirimkan nomor rekening. Dedi akan memberikan bantuan sejumlah uang untuk membantu kebutuhan Rizal membeli sepeda baru dan berjualan makanan. “Saya memang dekat dengan anak-anak,” ucap Dedi.

Terpisah, polisi telah menetapkan delapan orang tersangka perundungan atau bullying terhadap Rizal. Kapolres Pangkep AKBP Ibrahim Aji mengatakan tersangka utama kasus perundungan itu bernama Firdaus, 26. Firdaus tak hanya melakukan bully, tapi juga melakukan penganiyaan terhadap Rizal.

BACA  Begini Penampakan Personel TNI dan Polri saat Baku Tembak dengan KKB di Papua

Pengakuan tersangka utama di hadapan polisi, berawal dari candaan Rizal yang mengaku sebagai jagoan di kampung tersebut. Pelaku pun datang. Tak berselang lama, pelaku duduk di motornya, kemudian korban melipat pelat motornya, akhirnya pelaku marah dan terjadilah penganiayaan itu.(bp/jawapos/hg)

 

 

 

 

*) Artikel ini telah diterbitkan oleh Jawapos.com dengan judul; “Berkah Aksi Perundungan, Penjual Jalangkote Dapat Uang dan Sepeda Baru”. Pada edisi Selasa, 19 Mei 2020.

Komentar