Kamis, 8 April 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Hiu Paus Hingga Hutan Nantu Dihadirkan di Karnaval Karawo

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo Headline , pada Selasa, 11 Oktober 2016 | 10:20 WITA Tag: ,
  


GORONTALO, Hargo.co.id  – Tak seperti biasanya, pelaksanaan karnaval karawo Minggu (9/10) terlihat berbeda.

Jika pada tahun sebelumnya dengan tema karawo mendunia, para peserta karnaval banyak menampilkan seni budaya, tahun ini, karnaval karawo bertemakan pariwisata menampilkan ornamen hiu paus hingga konsep hutan nantu.

Namun sangat disayangkan, karnaval karawo kali ini terkesan lebih menonjolkan berbagai ornamen hingga kostum hewan ketimbang karawo itu sendiri.

Sebagaimana pantauan Gorontalo Post, selain ornamen hiu paus, para peserta menggunakan beragam kostum hewan laut, misalnya udang, cumi cumi dan rumput laut. Sementara untuk konsep hutan nantu yaitu peserta memakai kostum burung Maleo.

BACA  Kaum Disabilitas di Gorontalo Dapat Perhatian Khusus dari Pemerintah

Di sisi lain, pelaksanaan karnaval karawo berlangsung tak sesuai rencana. Hujan lebat yang mengguyur Gorontalo dalam beberapa jam menyebabkan pelaksanaan kegiatan tersebut molor hingga lebih dari dua jam.

Sesuai rencana, karnaval karawo harusnya mulai dilaksanakan pada pukul 13.00 wita dan baru di mulai sekitar pukul 15.30 wita.

Pantauan di lokasi pelaksanaan, ratusan warga mulai memadati lapangan Taruna Remaja Kota Gorontalo sejak siang hari untuk menyaksikan karnaval karawo, baik anak-anak sampai dengan orang tua.

BACA  Gubernur dan Forkopimda Gorontalo Gelar Rakor Dengan Pangdam XIII Merdeka

Namun, setelah beberapa saat ketika warga mulai memadati lokasi, hujan pun mulai mengguyur wilayah Gorontalo. Meski begitu, hujan lebat yang berlangsung cukup lama ini tak menyurutkan keinginan warga untuk menyaksikan karnaval karawo yang diikuti oleh 20 tim itu.

Karnaval Karawo, Minggu (09/10). Foto Natha Gorontalo Post
Karnaval Karawo, Minggu (09/10). Foto Natha Gorontalo Post

Mereka ada yang rela harus berbasah-basahan dan ada beberapa yang kembali ke rumah untuk mengambil payung. Adapaun rute karnaval karawo kali ini, yaitu mengambil star dari rumah dinas gubernur dan finish di bundaran Hulonthalo Indah (HI).

BACA  Wagub Gorontalo: Rakerda Itu Perlu Untuk Refleksi Dan Evaluasi Kinerja Tahun Sebelumnya

Hasnawati, salah seorang warga Limboto yang ingin menyaksikan langsung karnaval karawo mengatakan, meski diguyur hujan, namun ia dan keluarga begitu puas menyaksikan langsung penampilan dari sejumlah tim dalam kegiatan karnaval karawo ini.

“Kami sangat bangga melihat pengelaran budaya ini, semoga ini bisa menarik perhatian para wisatawan asing,” katanya.

Laman: 1 2


Komentar