Minggu, 13 September 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Hormati Putusan PTUN, Presiden Jokowi Batalkan Pemberhentian Evi Novida Ginting

Oleh Tirta Gufrianto , dalam Kabar Nusantara , pada Jumat, 7 Agustus 2020 | 16:05 WITA Tag: ,
  https://www.jawapos.com/nasional/07/08/2020/homati-putusan-ptun-jokowi-batalkan-pemberhentian-evi-novida-ginting/


Hargo.co.id, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghormati putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) yang membatalkan pemberhentian tidak hormat mantan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Evi Novida Ginting. Pihak istana menyatakan tidak akan mengajukan banding.

“Presiden menghargai dan menghormati putusan PTUN dan memutuskan untuk tidak banding,” kata juru bicara Presiden Bidang Hukum, Dini Purwono dalam keterangannya, Sebagaimana dilansir JawaPos.com, Jumat (7/8).

BACA  Idrus Marham Bebas Usai Jalani Hukuman Dua Tahun Penjara

Jokowi segera menerbitkan Keputusan Presiden (Keppres) tekait pembatalan pemberhentian Evi Novida sebagai anggota KPU. Keputusan pemberhentian Evi Novida, sebelumnya berdasarkan rekomendasi Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

“Keppres Nomor 34/P Tahun 2020 soal pemberhentian Evi Novida diterbitkan berdasarkan putusan DKPP dan karenanya substansi perkara ada dalam putusan DKPP, bukan Keppres,” ucap Dini.

Dini menyebut alasan tidak mengajukan banding karena PTUN sudah memeriksa substansi perkara, termasuk putusan DKPP terhadap Evi Novida dan memutuskan untuk membatalkan pemberhentian itu. “Mengingat sifat Keppres adalah administratif, maka Presiden tidak melihat alasan untuk tidak menerima putusan PTUN. Substansi pemberhentian dikembalikan kepada DKPP,” tandasnya.

BACA  Mau Dapat Subsidi Kuota Gratis untuk Siswa, Berikut Caranya

Sebelumnya, PTUN mengabulkan gugatan mantan komisioner KPU Evi Novida Ginting terhadap Keppres 34/P Tahun 2020. Keppres itu berisi pemberhentian Evi dari keanggotaan Komisioner KPU secara tidak hormat berdasar pada hasil kajian DKPP.

BACA  Pemerintah Pusat Minta Daerah Tidak Asal Buka Bioskop

DKPP menjatuhkan sanksi pemberhentian kepada Evi. Dia dianggap mengintervensi jajaran Komisioner KPU Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) pada penetapan calon legislatif DPRD Kalbar. (ep/mr/jawapos/hg)

 

 

 

*) Artikle ini telah tayang di JawaPos.com, dengan judul: “Hormati Putusan PTUN, Jokowi Batalkan Pemberhentian Evi Novida Ginting“. Pada edisi Jumat, 07 Agustus 2020.

Komentar