Selasa, 20 Oktober 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



HPMU Siap Lanjutkan Program 10 Ribu Lapangan Kerja

Oleh Rendi Wardani Fathan , dalam Advertorial Kab. Bone Bolango , pada Selasa, 29 September 2020 | 13:05 WITA Tag: , , ,
  Disela-sela kegiatan kampanye, Calon Bupati Bone Bolango, Hamim Pou membantu warga memakai face shield, Senin (28/9/2020). (Foto : Rendi Wardani Fathan/HARGO)


Hargo.co.id, GORONTALO – Angka pengangguran di Provinsi Gorontalo, khususnya di Kabupaten Bone Bolango terbilang cukup tinggi. Penyebabnya tak lain adalah terus bertambahnya lulusan SMA/SMK termasuk mahasiswa setiap tahun.

Untuk menangani persoalan itu, Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Bone Bolango, Hamim Pou dan Merlan Uloli (HPMU) akan melanjutkan program 10.000 lapangan kerja bagi para pengangguran di Bone Bolango.

BACA  Rawan Bencana, Basarnas Diminta Tingkatkan Mitigasi

“Program 10.000 lapangan kerja untuk anak-anak milenial dan juga ibu-ibu melalui bantuan modal usaha. Sekarang sementara jalan, tapi kayaknya belum cukup. Makanya akan dilanjutkan,” ungkap Calon Bupati Hamim Pou, Senin (28/9/2020) pada kampanye blusukan di Desa Sejahtera, Kecamatan Bulango Selatan.

Tidak hanya mensosialisasikan program, saat kampanye dengan cara blusukan, Calon Wakil Bupati Bone Bolango, Merlan Uloli membagikan sekaligus membantu warga memakai face shield, Senin (28/9/2020). (Foto : Rendi Wardani Fathan/HARGO)
Calon Bupati Bone Bolango, Hamim Pou tengah mendengar aspirasi dari seorang nenek yang setiap harinya berjualan makanan ringan anak-anak dan kebutuhan rumah tangga di Kecamatan Bulango Selatan, Senin (28/9/2020). (Foto : Rendi Wardani Fathan/HARGO)

Menciptakan lapangan kerja lewat bantuan modal usaha ini telah dijalankan calon Bupati petahana, Hamim Pou. Para calon penerima program diwajibkan untuk melalui beberapa syarat yang ditentukan. Salah satunya adalah pelatihan.

BACA  Wakili Kaum Perempuan, Merlan Uloli Ingin Ukir Sejarah

“Mereka dilatih dulu. Seperti yang usaha UMKM yang ada sekarang. Itu mereka dilatih dulu,” kata Hamim Pou.

Paslon nomor urutan dua ini juga akan melanjutkan program perlindungan bagi para pekerja informal. Seperti, tukang kayu, tukang bangunan, pengemudi bentor, penambang kerikil serta pasir dan lain sebagainya.

BACA  Terkait Pembangunan, DPRD Minta Regulasi Sebagai Acuan

“Sekarang ada 30.000 pekerja di Bone Bolango yang dapat program itu. Ada tukang cuci, tukang bentor, Kalau yang celaka sementara bekerja, akan mendapat jaminan Rp. 48 Juta. Kalau meninggal dunia sementara bekerja, Rp. 124 juta. Tapi, mudah-mudahan torang (kita) dalam bekerja aman dan selamat,” pungkas Hamim.(adv/rwf/hg)


Komentar