Kamis, 17 Juni 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



HEBOH! Mayat Bayi Ditemukan Warga Mengapung di Saluran

Oleh Berita Hargo , dalam Headline Metropolis , pada Jumat, 7 Juli 2017 | 15:03 WITA Tag: , ,
  


GORONTALO,hargo.co.id – Jumat pagi tadi (7/7) sekira pukul 07.30 WITA warga jalan Pangeran Hidayat III Kelurahan Wongkaditi Barat, Kota Utara atau kompleks Gedung Sumberia dihebohkan dengan penemuan mayat bayi yang sudah mengapung di saluran air (tanggi tuita).

Informasi yang dirangkum hargo.co.id penemuan bayi yang baru saja dilahirkan tersebut pertama kali diketahui oleh sepasang suami istri ketika ingin memindahkan hewan ternak sapi di lokasi persawahan lainnya.

BACA  Satu Unit Rumah di Tilamuta Dilalap Api

Ketika ingin memindahkan sapi tersebut pasangan yang bernama Kibu dan Dida itu belum memastikan jelas mayat bayi tersebut.

“Saya mengira itu anjing atau bayi sapi,” ucap Kibu pertama kali melihat mayat bayi itu.

Tak lama berselang, warga lainnya ikut berkumpul untuk memastikan. “Saya mengira itu sapi saya. Setelah turun di dalam got (saluran), saya kaget ternyata itu bayi,” kata Elsa Suko.

BACA  Gelandangan, Pengemis dan ODGJ Segera Ditertibkan 

Seketika informasi penemuan bayi tersebut langsung mengebohkan warga sekitar. Aparat kelurahan dibantu warga menghubungi pihak kepolisian untuk menindaklanjuti penemuan bayi tersebut.

Penemuan mayat bayi di saluran tanggi tuita yang berada di Jalan Pangeran Hidayat II, keluarahan Wongkaditi Barat. (foto andi arifuddin/gorontalo post)

Setelah dievakuasi, mayat bayi tersebut kemudian di bawah ke Puskesmas Wongkaditi untuk dilakukan pemeriksaan.

Kapolsek Kota Utara AKP Muhtar Pakaya SIK menggunakan mobil pribadinya mengantarkan mayat tersebut ke Puskesmas. “Mengetahui informasi dari warga, saya langsung menuju lokasi. Mayat ini akan kami bawa ke Puskesmas. Dan untuk selanjutnya akan kita lakukan penyedikan untuk mencari tahu siapa orang tua bayi ini,” tutur Muhtar.

BACA  40 Persen ASN di Kabupaten Gorontalo Sudah Jalani Vaksin

Diduga bayi tersebut merupakan hasil hubungan gelap. Karena tidak ingin menerima kehadiran bayi tersebut. Alhasil orang tuanya dengan tega membuang bayi tersebut di saluran air yang berada di kawasan Pangeran Hidayat III. (ndi/hargo)


Komentar