Rabu, 1 Desember 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Perkim Terus Maksimalkan Program KOTAKU

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo , pada Selasa, 26 September 2017 | 11:52 AM Tag: , ,
  

KOTA,hargo.co.id– Upaya penanganan kawasan kumuh di Kota Gorontalo terus dimaksimalkan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (Perkim) Kota Gorontalo. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Perkim, Meydi N. Silangen saat meninjau pekerjaan skala lingKungan di Kelurahan Ipilo dan Biawu belum lama ini.

Meydi N. Silangen menjelaskan bahwa, untuk program Kotaku tahun ini Pemerintah Kota Gorontalo memperoleh anggaran sebesar Rp 14,7 miliar yang dialokasikan di dua kelurahan yaitu Limba B dan Ipilo. Khusus Kelurahan Limba B mendapat anggaran cukup besar karena memiliki luas kawasan kumuh yang lebih besar dibanding kelurahan lainnya.

“Untuk penanganan skala lingkungan, kelurahan Limba B memperoleh anggaran sebesar Rp 1,7 M. Kelurahan Ipilo dan biawu masing-masing sebesar Rp 500 juta,”ujarnya.

Dijelaskannya, sesuai regulasi yang ada penanganan kawasan kumuh dengan luas dibawah 15 hektar menjadi tanggung jawab pemerintah provinsi atau kabupaten/kota. Sementara di Kota Gorontalo sendiri memiliki kawasan kumuh seluas 225 hektar sehingga memperoleh anggaran yang besar dari APBN. Disamping itu, ungkapnya, Kota Gorontalo memperoleh dukungan anggaran dari pemerintah provinsi sebesar Rp 600 juta.

Untuk memaksimal program Kotaku, pihaknya akan mengkolaborasikan dengan program lainnya seperti Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), dimana program BSPS diprioritaskan bagi mereka yang tinggal di kawasan kumuh. Disamping itu juga, bersinergi dengan lintas sektor terkait seperti Dinas PUPR dan Badan Lingkungan Hidup.

“Sinergitas penting karena penanganan kawasan kumuh tidak bisa hanya dilaksanakan secara parsial akan tetapi harus secara bersama dan melibatkan masyarakat,” jelasnya.(*)

(Visited 1 times, 1 visits today)

Komentar