Selasa, 11 Mei 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Ibu Jaman Now Tertangkap Pesan Sabu

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo Metropolis , pada Rabu, 28 Februari 2018 | 10:00 WITA Tag: , ,
  


Hargo.co.id– Satu lagi kiriman narkoba dari wilayah Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng), berhasil digagalkan polisi. Kali ini narkoba jenis sabu seberat 2 gram diamankan petugas dari tangan SD alias Evi (31) yang merupakan asli warga Desa Moutong Tengah, Parigi Moutong, Sulawesi Tengah (Sulteng). Rencananya, sabu tersebut akan dijual di wilayah Marisa.

Penangkapan perempuan SD alias Evi ini bermula saat anggota polisi dari Satuan Narkoba Polres Pohuwato mendapatkan informasi bahwa ada narkoba yang telah dipaket dan disimpan di dalam tas yang akan melintas di wilayah perbatasan dan bakal diterima oleh pembeli yang ada di wilayah Pohuwato.

Informasi itu pun kemudian ditindak lanjuti oleh anggota yang dipimpin langsung oleh Aipda Sit Owen Sumendong bersama tiga anggota lainnya dengan menuju ke wilayah perbatasan. Ketika melintas sebuah mobil dari arah Sulteng menuju ke wilayah Pohuwato, sebagaimana ciri-ciri yang didapatkan oleh polisi, mobil itu pun kemudian dihentikan dan dua polisi pun menyamar sebagai penumpang.

BACA  Bahas Beasiswa untuk Mahasiswa, Ketua Deprov Temui Gubernur Gorontalo

Dalam perjalanan menuju ke Kecamatan Marisa, sang supir beberapa kali menerima telfon yang ingin mengambil barang yang dititipkan dari Palu. Setelah berada di Desa Suka Makmur, Kecamatan Patilanggio, sang supir kemudian di telepon lagi untuk menghentikan mobilnya. Ternyata, penerimanya adalah seorang perempuan sudah ada di lokasi tersebut untuk mengambil kirimannya.

Setelah mobil berhenti dan supir menyerahkan tas berwarna biru yang dikirim dari Palu, kepada perempuan tersebut dua polisi yang sebelumnya menyamar sebagai penumpang langsung bergegas turun dan menangkap perempuan yang belakangan diketahui bernama SD alias Evi. Polisi pun kemudian melakukan penggeledahan isi tas tersebut disaksikan oleh masyarakat sekitar dan aparat desa yang sudah diundang oleh anggota polisi lainnya.

BACA  Bendahara BOS di Gorontalo Mulai Terima Gaji Bulanan

Akhirnya, dari hasil penggeledahan, terdapat dua paket plastik klip sedang yang berisi butiran kristal putih yang diduga jenis sabu berhasil ditemukan. Dua paket plastik narkoba itu tersimpan di dalam sebuah lampu LED cars berwarna merah. Akhirnya, SD alias Evi langsung digiring ke Polres Pohuwato untuk diperiksa lebih lanjut.

Kapolres Pohuwato, AKBP Dafcoriza SIK, melalui Kasat Narkoba, Iptu Buraerah, menjelaskan, dari pemeriksaan tes urine, SD alias Evi ternyata negatif dan dinyatakan bukan sebagai pengguna. Sebaliknya, ibu dua anak ini merupakan pengedar. Rencananya, narkoba jenis sabu tersebut akan di jual di wilayah Pohuwato kepada mereka yang hendak membelinya. “Yang bersangkutan saat ini sudah kami lakukan penahanan dan sesuai dengan hasil pemeriksaan Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) di Gorontalo, butiran kristal bening ini positif narkoba jenis sabu,” jelas Buraerah.

BACA  Kondisi Penghuni Lapas Membaik, Tinggal Tunggu Hasil Uji Sampel dari BPOM

Terpisah, SD alias Evi yang diwawancarai langsung oleh Gorontalo Post mengaku, sudah dua kali melakukan jual beli narkoba. Narkoba itu dibeli dari wilayah Sulteng via seluler dengan harga Rp 3,5 Juta. Setelah itu akan dijual di wilayah Pohuwato. “Baru dua kali dengan ini saya menjual Pak.

Saya jual satu paket dengan harga Rp 500 Ribu pak,” ungkap Evi. Atas perbuatannya, yang bersangkutan kini ditahan di Polres Pohuwato dan diancam dengan Pasal 112 ayat 1 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. “Yang bersangkutan diduga sebagai pengedar dan dirinya kami ancam dengan hukuman empat tahun penjara,” pungkas mantan Kapolsek Randangan ini.(kif/hg)


Komentar