Kamis, 26 Mei 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Idah Syahidah: Pertahankan Penggunaan Lampu Botol pada Tumbilotohe

Oleh Admin Hargo , dalam Gorontalo , pada Jumat, 29 April 2022 | 05:05 Tag: , , , ,
  Istri Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah saat menyalakan lampu botol di halaman rumah jabatan gubernur, Kamis (28/04/2022). (Foto: Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Ketua Tim Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Gorontalo, Idah Syahidah mengatakan, saat ini lampu hias telah menggantikan keberadaan lampu botol pada tradisi Tumbilotohe atau malam pasang lampu di Gorontalo.

Istri orang nomor satu di Provinsi Gorontalo itu juga berpendapat, hal ini tentu menambah kesan istimewa dari pelaksanaan Tumbilotohe atau malam pasang lampu di Gorontalo, akan tetapi menurutnya tradisi lampu botol tetap harus dipertahankan.

“Sudah menjadi tradisi masyarakat Provinsi Gorontalo tiga hari menjelang Idul Fitri melaksanakan malam pasang lampu atau lebih dikenal dengan Tumbilotohe. Sejak dulu kala Tumbilotohe ini identik dengan lampu botol dan minyak tanah. Tetapi sekarang banyak lampu hias, tentu ini karena perkembangan zaman,” kata Idah Syahidah saat menyalakan lampu botol di halaman rumah jabatan gubernur, Kamis (28/04/2022).

Selain itu Idah Syahidah juga menambahkan, selain karena perkembangan zaman, hal yang mendasari masyarakat lebih memilih lampu hias dengn listrik adalah karena lampu botol sendiri menggunakan minyak tanah yang sekarang terbilang sulit dicari dan cukup mahal harganya.

“Zaman dahulu itu kan pake lampu botol, pakai minyak tanah, pakai minyak kelapa. Nah sekarang memang sulit mencari dan mahal harganya. Tapi ini tidak mengurangi keistimewaan dari malam tumbilotohe sendiri. Masih banyak juga saya lihat yang pakai lampu botol, di halaman rudis ini contohnya,” tambah Idah Syahidah.

Perayaan Tumbilatohe di rumah jabatan Gubernur Gorontalo diawali dengan du’a moheupa zakati, yaitu prosesi doa yang dipimpin oleh seorang imam, dan dilanjutkan dengan penyaluran zakat fitrah oleh Idah Syahidah bersama keluarga.(*)

Penulis: Zulkifli Polimengo

(Visited 21 times, 1 visits today)

Komentar