Rabu, 28 Oktober 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



IDI Desak Pemerintah dan DPR Tunda Pilkada 2020

Oleh Tirta Gufrianto , dalam Kabar Nusantara , pada Jumat, 25 September 2020 | 03:05 WITA Tag: , ,
  Ilustrasi Pilkada 2020. Foto: Ricardo


Hargo.co.id, JAKARTA – Sekretaris Tim Audit dan Advokasi Kematian Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Mahlil Ruby bersikap tegas terkait pelaksanaan Pilkada 2020.

Seperti yang dilansir JPNN.com, Dia berharap pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menunda pelaksanaan Pilkada 2020, yang berlangsung saat pandemi Covid-19.

Mahlil menyampaikan itu saat menjadi pembicara dalam diskusi daring yang diselenggarakan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), dengan tema Menimbang Pilkada Serentak 2020 : Tetap 9 Desember 2020 atau Ditunda Demi Keselamatan Bersama”, Kamis (24/9).

BACA  Fase Awal La Nina di Indonesia, BMKG: Waspada Gelombang MJO

“Kami meminta pemerintah mempertimbangkan penundaan dan telah disepakati bulan Desember,” kata Mahlil.

Mahlil beralasan, angka pertambahan kasus positif Covid-19 di Indonesia belum menunjukkan tren penurunan, sehingga bersikap untuk menunda Pilkada 2020.

Hingga saat ini, angka pertambahan kasus masih belum sampai puncak.

“Jadi IDI sebenarnya lagi memantau kapan puncaknya di Indonesia. Kalau dilihat sampai hari ini atau kemarin Indonesia masih di lereng. Bukan di puncak atau sudah turun lereng,” ungkap Mahlil.

BACA  Sukseskan Pilkada, Tanpa Klaster Baru

“Indonesia masih menaiki lereng dan belum sampai puncak. Nah, hal-hal seperti ini menjadi suatu catatan khusus bagi kami di PB IDI.”

Namun, kata dia, PB IDI turut menyadari pemerintah dan DPR belum memberi sinyal menunda Pilkada 2020.

Oleh karen itu, PB IDI menyarankan agar pemerintah meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan.

BACA  MA Sunat Hukuman Terpidana Korupsi Anas Urbaningrum Jadi Sebegini

“Ini adalah suatu hal yang sangat krusial di tingkat masyarakatnya. Tingkat kepatuhan inilah yang menyebabkan penularan tinggi, karena tidak patuh.”

“Jadi kami minta pemerintah menggalang kepatuhan, itu yang kami ingin melihat ada suatu penilaian khusus,” ujar dia. (ast/jpnn/hg)

 

 

 

*) Artikel ini telah tayang di JPNN.com, dengan judul: “IDI Desak Pemerintah dan DPR Tunda Pilkada 2020“. Pada edisi Kamis, 24 September 2020.

Komentar